4 Alasan Suriah Baru Mengandalkan Turki untuk Mengakhiri Perang Saudara

Jum'at, 27 Desember 2024 - 03:30 WIB
loading...
4 Alasan Suriah Baru...
Suriah membutuhkan Turki untuk mengakhiri perang saudara. Foto/X/@sebusher
A A A
DAMASKUS - Sejak runtuhnya rezim Assad, telah terjadi upaya diplomatik untuk mengakui kepemimpinan baru Suriah .

Kedutaan besar Turki di Damaskus telah dibuka kembali setelah 12 tahun, sementara Uni Eropa telah membuka kembali kantor perwakilannya di Damaskus. Diplomat Amerika, Inggris, dan Eropa lainnya telah berkunjung, ingin mendirikan kembali kedutaan besar.

Serangan pesona yang canggung sedang berlangsung di mana negara-negara besar, yang telah membuat Suriah mengalami kehancuran ekonomi selama empat belas tahun terakhir, menilai para pemimpin sementaranya dan memutuskan seberapa besar kepercayaan yang akan diberikan.

Namun jika Suriah ingin bangkit kembali dari perang saudara dan keruntuhan ekonomi, kekuatan regional seperti Turki kemungkinan akan memainkan peran yang lebih penting dalam jangka panjang.

Ahmed al Sharaa, yang berganti nama dengan nama lahirnya, memiliki potongan rambut modern dan mengenakan setelan Barat untuk membuat lompatan kuantum dari seorang pejuang yang berafiliasi dengan al Qaeda menjadi negarawan global dan calon kepala pemerintahan pertama pasca-Assad di Damaskus.

AS telah membatalkan hadiah USD10 juta yang telah ditetapkan untuk kepala Abu Mohammed al Jolani – nama samaran pemimpin Hayat Tahrir al Sham (HTS).

Ini tidak serta merta menentang tren global sepanjang sejarah.

Nelson Mandela, salah satu negarawan global paling ikonik di abad ke-20, masuk dalam daftar pengawasan teroris AS hingga tahun 2008.

Bahkan Mahatma Gandhi, yang memperjuangkan pembangkangan sipil tanpa kekerasan di India, pernah dicap sebagai teroris dalam sebuah dokumen Parlemen Inggris pada tahun 1932.

Masih terlalu dini untuk mengatakan seperti apa negarawan al Sharaa nantinya, jika memang muncul, tetapi para pemimpin Barat memberinya keuntungan dari keraguan untuk saat ini. Dan ia memiliki tugas besar di tangannya.

4 Alasan Suriah Baru Mengandalkan Turki untuk Mengakhiri Perang Saudara

1. Suriah Tetap Menjadi yang Terpecah Belah

Melansir TRT World, Suriah tetap menjadi negara yang terpecah belah dengan kehadiran teroris PKK/YPG yang signifikan di timur laut dan Daesh menunjukkan tanda-tanda awal kebangkitan.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Tradisi Lebaran Terunik...
5 Tradisi Lebaran Terunik di Dunia, Ada Adu Pecah Telur Rebus di Afghanistan
Akankah Komposisi Kabinet...
Akankah Komposisi Kabinet Pemerintahan Baru Suriah Memuaskan Semua Faksi?
Erdogan Dukung Penuh...
Erdogan Dukung Penuh Integritas Teritorial Suriah
Mahasiswa AS Warga Turki...
Mahasiswa AS Warga Turki Ditangkap Hanya karena Dukung Palestina
Sudah 1.400 Demonstran...
Sudah 1.400 Demonstran Ditangkap, tapi Mengapa Ribuan Orang Lainnya Masih Mau Turun ke Jalanan di Turki?
Ini Respons Erdogan...
Ini Respons Erdogan setelah Pemenjaraan Rivalnya Memicu Demo Rusuh Turki
Ekrem Imamoglu Resmi...
Ekrem Imamoglu Resmi Dipilih Jadi Capres dari Kubu Oposisi Turki
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Gempa Tembus 3000 Orang, Pemimpin Junta Militer Tinggalkan Myanmar
Daftar Lengkap Negara...
Daftar Lengkap Negara Dikenakan Tarif Masuk oleh Trump, Paling Tinggi Kamboja 49 Persen
Rekomendasi
Duel Jon Jones vs Tom...
Duel Jon Jones vs Tom Aspinall: Pujian Lawas Kontra Keraguan
Saksikan Malam Ini di...
Saksikan Malam Ini di INTERUPSI Siapa Suruh Datang Jakarta? Bersama Ariyo Ardi, Anisha Dasuki, Chico Hakim, dan Narasumber Lainnya, Live di iNews
Sekilas Tarif Trump...
Sekilas Tarif Trump terhadap China, Uni Eropa, dan Ratusan Negara Lainnya
Berita Terkini
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia, Hanya Ada Anjing Laut dan Penguin
58 menit yang lalu
AS Bimbang, Ini 3 Negara...
AS Bimbang, Ini 3 Negara NATO yang Masih Menghalangi Kemenangan Rusia di Ukraina
1 jam yang lalu
Otoritas Palestina Kecam...
Otoritas Palestina Kecam Rencana Israel Makin Pecah Belah Wilayah Gaza
2 jam yang lalu
Trump Permudah Aturan...
Trump Permudah Aturan Ekspor Senjata, Dunia Terancam Perang Besar?
3 jam yang lalu
Mahasiswa Yahudi Merantai...
Mahasiswa Yahudi Merantai Diri di Gerbang Universitas Columbia, Tuntut Pembebasan Mahmoud Khalil
4 jam yang lalu
Apa itu Reciprocal Tariffs?...
Apa itu Reciprocal Tariffs? Kebijakan Kontroversial AS yang Ditetapkan Donald Trump
5 jam yang lalu
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved