Miko Peled, Putra Jenderal Pendiri Israel yang Dianggap Pro-Palestina

Jum'at, 04 Juni 2021 - 00:06 WIB
loading...
Miko Peled, Putra Jenderal...
Miko Peled, putra seorang jenderal Zionis salah satu pendiri Israel, yang kerap menyuarakan perjuangan Palestina tanpa kekerasan. Foto/Middle East Monitor
A A A
TEL AVIV - Di antara segelintir Yahudi Israel , Miko Peled, menjadi sosok yang gencar "membela" Palestina dengan menyerukan rezim Zionis untuk menyerahkan Tepi Barat dan Jalur Gaza sepenuhnya kepada Palestina. Dia adalah putra Matti Peled, salah satu jenderal top Zionis yang berjasa dalam pendirian negara Yahudi.

Alasan pemikiran dan pergerakannya yang dianggap pro-Palestina dia tulis dalam buku berjudul "The General’s Son: Journey of an Israeli in Palestine" yang diterbitkan di Amerika Serikat (AS) pada 2012.

Baca juga: Sejak Berdiri, Israel Telah Rebut 85 Persen Tanah Palestina

Setiap konflik Israel-Palestina pecah, Miko Peled kerap muncul menyuarakan perdamaian dengan solusi dua negara.

Ayahnya, Jenderal Matti Peled, merupakan pendukung perdamaian terkemuka dengan Palestina dari awal 1970-an hingga kematiannya. Matti Peled belajar bahasa Arab, dan setelah pensiun dari tentara, mengejar karier akademis sebagai profesor sastra Arab di Universitas Tel Aviv.

Selama ini, Matti Peled tetap menjadi seorang Zionis yang gigih, namun menganggap solusi dua negara sebagai pilihan terbaik bagi Israel dan Palestina. Pada pertengahan 1970-an, sang jenderal meminta pemerintah Israel untuk bernegosiasi dengan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), dan mulai bertemu dengan para pemimpin penting PLO; termasuk almarhum Yasser Arafat.

Putra sang jenderal menjelaskan konsekuensi pedih dari tindakan berani ayahnya; “Tidak lama kemudian teman-teman berhenti mengundang dia dan Ibu saya ke acara sosial. Dia menjadi paria politik dan sosial.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Hasil Prancis vs Senegal:...
Hasil Prancis vs Senegal: Skor 3-1, Dendam 2002 Lunas
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Berita Terkini
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved