Mengapa Stasiun Televisi AS ABC News Harus Membayar Ganti Rugi Rp240 Miliar kepada Donald Trump?
Minggu, 15 Desember 2024 - 21:30 WIB
loading...
Donald Trump mendapatkan ganti rugi senilai Rp240 miliar dari ABC News. Foto/X/@WoodyLightyearx
A
A
A
WASHINGTON - ABC News telah setuju untuk menyumbangkan USD15 juta atau setara Rp240 miliar kepada museum masa depan Presiden terpilih AS Donald Trump untuk menyelesaikan gugatan pencemaran nama baik.
Menurut dokumen penyelesaian yang dipublikasikan pada hari Sabtu, ABC telah setuju untuk mentransfer USD15 juta kepada "yayasan dan museum kepresidenan" yang didirikan oleh Trump. Saluran tersebut juga akan membayar USD1 juta kepada pengacara Trump.
Selain pembayaran ganti rugi, ABC menerbitkan catatan editor di situs webnya, yang mengatakan bahwa jaringan dan Stephanopoulos "menyesalkan pernyataan mengenai Presiden J. Trump."
"Kami senang bahwa para pihak telah mencapai kesepakatan untuk membatalkan gugatan berdasarkan ketentuan dalam pengajuan pengadilan," kata ABC dalam pernyataan singkat.
Sengketa hukum tersebut bermula dari sebuah episode acara 'This Week' di ABC News yang ditayangkan pada 10 Maret 2024. Selama wawancara dengan Anggota Kongres dari Partai Republik Nancy Mace, Stephanopoulos menyatakan bahwa "Donald Trump telah dinyatakan bertanggung jawab atas pemerkosaan oleh juri."
Mengapa Stasiun Televisi AS ABC News Harus Membayar Ganti Rugi Rp240 Miliar kepada Donald Trump?
1. Berawal dari Tudingan Pemerkosaan terhadap kolumnis E. Jean Carroll
Melansir RT, Trump menggugat jaringan tersebut setelah pembawa acara George Stephanopoulos mengklaim secara langsung di udara bahwa presiden terpilih AS tersebut telah dinyatakan bertanggung jawab atas pemerkosaan terhadap kolumnis E. Jean Carroll.Menurut dokumen penyelesaian yang dipublikasikan pada hari Sabtu, ABC telah setuju untuk mentransfer USD15 juta kepada "yayasan dan museum kepresidenan" yang didirikan oleh Trump. Saluran tersebut juga akan membayar USD1 juta kepada pengacara Trump.
Selain pembayaran ganti rugi, ABC menerbitkan catatan editor di situs webnya, yang mengatakan bahwa jaringan dan Stephanopoulos "menyesalkan pernyataan mengenai Presiden J. Trump."
"Kami senang bahwa para pihak telah mencapai kesepakatan untuk membatalkan gugatan berdasarkan ketentuan dalam pengajuan pengadilan," kata ABC dalam pernyataan singkat.
Sengketa hukum tersebut bermula dari sebuah episode acara 'This Week' di ABC News yang ditayangkan pada 10 Maret 2024. Selama wawancara dengan Anggota Kongres dari Partai Republik Nancy Mace, Stephanopoulos menyatakan bahwa "Donald Trump telah dinyatakan bertanggung jawab atas pemerkosaan oleh juri."
Lihat Juga :