'Tsunami' COVID India, yang Sabotase Oksigen Akan Digantung!
Senin, 26 April 2021 - 12:03 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Bos Pentagon: Gugurnya 53 Awak Kapal Selam Nanggala-402 RI Tragis
Dalam sidang hari Sabtu, pemerintah pusat sebelumnya menyalahkan pemerintah AAP [Aam Aadmi Party, partai berkuasa di Delhi].
"Negara-negara sedang mengatur dari kapal tanker hingga segalanya. Kami hanya membantu mereka. Tapi di Delhi, semuanya diserahkan pada kami. Pejabat Delhi harus melakukan tugas mereka," kata pemerintah pusat.
"Saya tahu tanggung jawab saya. Saya tahu banyak hal tetapi tidak mengatakan apa-apa. Mari kita coba dan jangan menangis," kata Jaksa Agung Tushar Mehta menanggapi keluhan pengacara pemerintah Delhi Rahul Mehra bahwa pusat itu tidak mematuhi pedoman untuk alokasi oksigen.
Mengutip laporan realtime worldometers.info, pada pukul 11.50, Senin (26/4/2021), tercatat kasus COVID-19 di India mencapai 17.313.163 termasuk 6.863 kasus baru. Sebanyak 195.123 orang meninggal dan sebanyak 14.304.382 pasien sembuh.
Dalam sidang hari Sabtu, pemerintah pusat sebelumnya menyalahkan pemerintah AAP [Aam Aadmi Party, partai berkuasa di Delhi].
"Negara-negara sedang mengatur dari kapal tanker hingga segalanya. Kami hanya membantu mereka. Tapi di Delhi, semuanya diserahkan pada kami. Pejabat Delhi harus melakukan tugas mereka," kata pemerintah pusat.
"Saya tahu tanggung jawab saya. Saya tahu banyak hal tetapi tidak mengatakan apa-apa. Mari kita coba dan jangan menangis," kata Jaksa Agung Tushar Mehta menanggapi keluhan pengacara pemerintah Delhi Rahul Mehra bahwa pusat itu tidak mematuhi pedoman untuk alokasi oksigen.
Mengutip laporan realtime worldometers.info, pada pukul 11.50, Senin (26/4/2021), tercatat kasus COVID-19 di India mencapai 17.313.163 termasuk 6.863 kasus baru. Sebanyak 195.123 orang meninggal dan sebanyak 14.304.382 pasien sembuh.
(min)
Lihat Juga :