'Tsunami' COVID India, yang Sabotase Oksigen Akan Digantung!

Senin, 26 April 2021 - 12:03 WIB
loading...
A A A
"Jika kami tidak mendapatkan 480 metrik ton (oksigen), sistem akan runtuh. Kami telah melihat dalam 24 jam terakhir. Sesuatu yang menghancurkan akan terjadi," kata Kepala Menteri Delhi Arvind Kejriwal di pengadilan, yang mengaku bahwa wilayahnya hanya menerima 297 metrik ton oksigen medis pada Jumat pekan lalu.

Pemerintah negara bagian tersebut juga meminta pernyataan tertulis rinci dari pusat dengan rincian alokasi oksigen dan jadwal pasokan yang jelas.

Pengadilan Tinggi mengatakan kepada pemerintah Delhi untuk memberikan satu contoh siapa yang menghalangi pasokan oksigen dan berkata, "kami akan gantung orang itu".

"Kami tidak akan mengampuni siapa pun," lanjut pihak pengadilan seperti dikutip NDTV, Minggu (25/4/2021) .

Pengadilan juga meminta pemerintah negara bagian untuk memberi tahu pusat juga tentang para pejabat yang diduga menghalangi suplai oksigen medis sehingga dapat mengambil tindakan terhadap mereka.

"Kapan Delhi akan mendapatkan 480 metrik ton? Tolong beri tahu kami," tanya pengadilan saat mendengar petisi Rumah Sakit Maharaja Agrasen.

"Kami menyebutnya gelombang, ini sebenarnya tsunami," lanjut pengadilan, dan menanyakan kepada pusat tentang kesiapsiagaan dalam hal infrastruktur, rumah sakit, tenaga medis, obat-obatan, vaksin, dan oksigen sampai saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Maskapai Eropa Diminta...
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
Heboh! 100 Lebih Politisi...
Heboh! 100 Lebih Politisi Demokrat di DPR AS Tolak Bantuan Militer untuk Israel
Rekomendasi
Rashdul Qiblat, Cara...
Rashdul Qiblat, Cara Paling Akurat Meluruskan Arah Kiblat yang Memadukan Sains dan Syariat
Jersey Bersejarah Pele...
Jersey Bersejarah Pele Laku Rp80 Miliar, Jadi Memorabilia Termahal Sang Legenda
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
Berita Terkini
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved