Undang Jenderal Kudeta Myanmar ke Jakarta, ASEAN Dicap Tak Bermoral

Sabtu, 24 April 2021 - 13:53 WIB
loading...
Undang Jenderal Kudeta...
Panglima junta militer Myanmar, Jenderal Senior Min Aung Hlaing, tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Indonesia, Sabtu (24/4/2021). Foto/Courtesy of Kantor Presiden Indonesia
A A A
JAKARTA - Panglima junta militer Myanmar, Jenderal Senior Min Aung Hlaing , tiba di Jakarta pada Sabtu (24/4/2021) untuk menghadiri KTT ASEAN tentang krisis di negaranya. Kelompok demonsntran antikudeta mengecam para pemimpin ASEAN dengan menyebut mereka tak bermoral karena mengundang jenderal tersebut.

Jenderal pengkudeta pemimpin terpilih Myanmar Aung San Suu Kyi itu terbang dengan pesawat Myanmar Airways International dari Yangon sekitar pukul 11.00 pagi waktu setempat, tepat sebelum KTT ASEAN dimulai pada pukul 13.30 WIB.

Baca juga: Eks Perwira US Navy Ungkap Penyebab Kapal Selam Nanggala-402 Sulit Ditemukan

Sebuah video yang di-posting oleh pemerintah Indonesia di YouTube menunjukkan dia turun dari pesawat, mengenakan setelan bisnis dan masker wajah.

Partisipasinya disambut dengan protes, tetapi pasukan keamanan di sekitar kompleks Sekretariat ASEAN di Jakarta dijaga ketat dan polisi bergerak cepat untuk mencoba membubarkan para demonstran.

Pertemuan para pemimpin ASEAN ini adalah pertemuan tatap muka pertama sejak awal pandemi COVID-19—sebuah fakta yang dikatakan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi "mencerminkan keprihatinan ASEAN atas situasi di Myanmar dan tekad ASEAN untuk membantu Myanmar keluar dari krisis."

Selain Jenderal Min Aung Hlaing, para pemimpin dari enam negara anggota ASEAN lainnya berada di Jakarta untuk menghadiri KTT tersebut. Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha, Presiden Filipina Rodrigo Duterte dan Perdana Menteri Laos Phankham Viphavanh absen dari pertemuan ini dan akan diwakili oleh menteri luar negeri mereka.

Pemimpin Thailand dan Filipina berdalih lonjakan kasus COVID-19 di negara mereka sebagai penyebab tak bisa menghadiri KTT ASEAN di Jakarta, sementara Laos belum memberikan penjelasan.

Menjelang KTT ASEAN, Presiden Indonesia Joko Widodo mengadakan pembicaraan bilateral dengan Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh pada hari Jumat, di mana mereka membahas situasi Myanmar.

Menlu Retno Marsudi mengatakan kedua pemimpin berbagi harapan mereka bahwa KTT ini akan menghasilkan "kesepakatan terbaik" bagi rakyat Myanmar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Para Pemimpin Asia Tenggara...
Para Pemimpin Asia Tenggara Bahas Cara Hadapi Dampak Perang Iran di KTT ASEAN
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Klasemen Piala AFF U-19...
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Sikat Myanmar, Timnas Indonesia Sejajar Vietnam
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Ukraina Dalangi Pembunuhan...
Ukraina Dalangi Pembunuhan Jenderal Rusia tapi Tak Ubah Hasil Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved