Berduka, Biden Perintahkan Pengibaran Bendera Setengah Tiang

Sabtu, 17 April 2021 - 05:34 WIB
loading...
Berduka, Biden Perintahkan Pengibaran...
Presiden AS Joe Biden memerintahkan bendera di Gedung Putih diturunkan setengah tiang guna menghormati korban penembakan massal di Indianapolis. Foto/Yahoo
A A A
WASHINGTON - Untuk keempat kalinya dalam waktu kurang dari lima minggu, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memerintahkan bendera di Gedung Putih untuk diturunkan menjadi setengah tiang. Itu dilakukan setelah penembakan massal di fasilitas FedEx di Indianapolis yang menewaskan delapan orang.

"Sementara kami menunggu perincian kritis tentang penembakan itu, motivasinya, dan informasi penting lainnya, sekali lagi, saya memiliki tugas serius untuk memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di Gedung Putih, gedung-gedung publik dan lapangan, dan pos militer serta kedutaan, hanya dua minggu setelah saya memberikan perintah terakhir seperti itu," ujar Biden seperti dikutip dari USA Today, Sabtu (17/4/2021).

Hanya dalam sebulan terakhir, AS berduka atas tewasnya delapan orang di tiga spa di Atlanta pada 16 Maret dan 10 orang tewas kurang dari seminggu kemudian di dalam supermarket di Boulder, Colorado . Gedung Putih juga menurunkan bendera setengah tiang setelah seorang pengemudi pada 2 April menabrakkan mobilnya ke dua petugas dan barikade di dekat Gedung Capitol AS , menewaskan seorang petugas polisi Capitol.

Terbaru, pihak kepolisian Indianapolis merespons laporan penembakan di gedung FedEx. Empat orang tewas di luar dan empat tewas di dalam gedung termasuk pelaku, yang menurut polisi tewas karena bunuh diri. Polisi masih mencari motif aksi penembakan tersebut.

Baca juga: Penembakan Massal FedEx AS: 8 Orang Tewas, Pelaku Bunuh Diri

"Tadi malam hingga pagi hari di Indianapolis, lagi-lagi keluarga harus menunggu kabar tentang nasib orang yang mereka cintai," kata Biden.

"Betapa kejamnya penantian dan takdir yang telah menjadi terlalu normal dan terjadi setiap hari di suatu tempat di negara kita," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
AS Bombardir Fasilitas...
AS Bombardir Fasilitas Nuklir Iran di Bushehr
Rekomendasi
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Infografis
Pakistan Perintahkan...
Pakistan Perintahkan Militer untuk Membalas Serangan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved