Berduka, Biden Perintahkan Pengibaran Bendera Setengah Tiang

Sabtu, 17 April 2021 - 05:34 WIB
loading...
A A A
Sekali lagi, katanya, aksi penembakan menunjukkan mengapa tindakan diperlukan untuk mengekang kekerasan senjata melalui undang-undang pencegahan kekerasan senjata yang masuk akal.

"Kekerasan senjata adalah epidemi di Amerika. Tapi kita tidak boleh menerimanya. Kita harus bertindak," tegasnya.

Sebelumnya Biden meminta Kongres untuk bergerak cepat dalam pemeriksaan latar belakang, pelarangan senjata penyerangan setelah penembakan Boulder

Awal bulan ini - dengan para aktivis pengawas senjata dan keluarga korban senjata - Biden menandatangani enam perintah eksekutif tentang senjata yang mencakup pengetatan pembatasan pada apa yang disebut senjata hantu, atau senjata yang tidak dapat dilacak yang dapat dibuat dari suku cadang yang dibeli secara online.

Baca juga: Alasan Teori Konspirasi Kerap Bayangi Penembakan Massal di AS

Dia juga mendorong pengesahan tiga RUU yang membahas pemeriksaan latar belakang senjata yang telah lulus di DPR tetapi menghadapi pertempuran berat di Senat yang terbagi rata. Satu akan memperluas pemeriksaan latar belakang pada individu yang ingin membeli atau mentransfer senjata api, sementara yang lain akan menutup apa yang disebut celah Charleston, yang memungkinkan penjualan senjata dilanjutkan tanpa pemeriksaan latar belakang yang lengkap jika tiga hari kerja telah berlalu.

"Terlalu banyak orang Amerika yang sekarat setiap hari karena kekerasan senjata. Itu menodai karakter kami dan menembus jiwa bangsa kami," ucap Biden.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Rusia Bombardir Ukraina...
Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, Tewaskan Setidaknya 11 Orang
Kisah Anjing Pemilik...
Kisah Anjing Pemilik 1,5 Juta Follower Medsos Dikira Hewan Liar, Dibunuh Jadi Santapan Restoran
Rekomendasi
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
15.086 Jemaah Haji Reguler...
15.086 Jemaah Haji Reguler dan 7.547 Haji Khusus Telah Tiba di Indonesia
Berita Terkini
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Infografis
Donald Trump Perintahkan...
Donald Trump Perintahkan Hapus Departemen Pendidikan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved