Prancis Tidak Terima Serangan Udaranya Dilaporkan Hantam Pesta Pernikahan

Jum'at, 02 April 2021 - 00:32 WIB
loading...
A A A
Menteri pertahanan Prancis juga meragukan metodologi penyelidikan PBB, mengklaim penyelidikan itu didasarkan pada sumber yang tidak dapat diandalkan.

Baca juga: Prancis Pasok Lagi 3 Jet Tempur Rafale ke India

Jenderal Dominique Trinquand, mantan kepala misi militer Prancis di Perserikatan Bangsa-Bangsa, menyerukan keraguan ini.

Dia mengatakan skeptis dengan hasil investigasi ini, mengklaim bahwa sebagian besar wawancara dilakukan melalui telepon dengan penduduk desa. Menurut Trinquand, Bounti dikenal sebagai kubu milisi yang menyiratkan bahwa kesaksian tidak dapat dipercaya.

Trinquand menambahkan bahwa orang-orang yang tewas dalam serangan udara itu terkubur dengan cepat, tanpa verifikasi nyata di situs tersebut. Mantan jenderal itu menekankan keraguannya tentang laporan itu dan dia berpikir bahwa misi PBB secara keseluruhan bertentangan dengan penggunaan kekuatan, yang menurutnya mungkin menjelaskan nada laporan tersebut.

Pejabat MINUSMA menolak permintaan untuk wawancara. Namun, misi PBB membagikan rekaman video internal pada 25 Januari yang menunjukkan bahwa penyelidik PBB melakukan perjalanan ke Bounti dan lokasi serangan udara, mengunjungi lokasi pemakaman yang diduga dari mereka yang terbunuh.

Baca juga: Bawa 30 Jet Tempur Rafale, Kapal Induk Nuklir Prancis Mampir di Abu Dhabi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Extraordinary House of Broken Hearts Eksklusif di V+Short
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
Berita Terkini
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Infografis
5 Kolonel Terima Tanda...
5 Kolonel Terima Tanda Kehormatan Samkaryanugraha dari Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved