Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB

Jum'at, 03 Juli 2026 - 13:32 WIB
loading...
Tuntut Kemerdekaan dari...
Seorang pria Tibet lakukan aksi bakar diri di luar markas besar PBB di New York, AS, sebagai bagian dari upaya menuntut kemerdekaan dari China. Foto/X @Osint613
A A A
NEW YORK - Seorang pria Tibet meninggal setelah melakukan aksi bakar diri di luar markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS), pada Kamis petang waktu setempat. Para aktivis dan media Tibet menyatakan aksi bakar diri itu sebagai seruan untuk kemerdekaan wilayah tersebut dari China.

Polisi di New York mengatakan pria tersebut meninggal karena luka bakar parah. Seorang juru bicara Departemen Kepolisian New York (NYPD) mengatakan polisi merespons panggilan darurat sekitar pukul 18.30 Waktu Timur (ET) dan kemudian menemukan pria itu sudah terbakar parah di lokasi kejadian.

Baca Juga: China dan Tibet Kembali Bersitegang soal Masa Depan Dalai Lama

Dia dibawa ke rumah sakit Bellevue di mana dia dinyatakan meninggal. Polisi masih menyelidiki kematiannya. Polisi tidak menyebutkan nama pria tersebut dan tidak memberikan motif potensial atas tindakannya.

Namun, Voice of Tibet, sebuah media yang mewakili warga Tibet yang diasingkan, mengatakan pria tersebut adalah aktivis Tibet bernama Lobga Rangzen. “Dia melakukan aksi bakar diri di luar markas besar PBB di New York setelah siaran langsung seruan untuk kemerdekaan dan persatuan Tibet," tulis media tersebut, yang dikutip The Guardian, Jumat (3/7/2026).

Situs berita lokal, amNewYork, melaporkan bahwa pria merupakan seorang pengemudi Uber dan pergi ke lokasi kejadian dengan membawa bendera Tibet. Situs berita itu mengutip sesama pengemudi Uber, Lobsang Paljor, yang mengatakan bahwa dia mengenal Rangzen dari pertemuan-pertemuan di komunitas Tibet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Berita Terkini
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved