Serangan Udara Prancis Hantam Pesta Pernikahan di Mali, 19 Warga Sipil Tewas
Rabu, 31 Maret 2021 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Sepuluh Tentara Mali Tewas Setelah Disergap Militan
Kementerian pertahanan Prancis menolak temuan laporan tersebut. Dalam sebuah pernyataan, kementerian mengatakan serangan itu mengikuti "proses penargetan yang kuat" yang mengidentifikasi target sebagai militan.
“Satu-satunya sumber konkret yang menjadi dasar laporan ini adalah kesaksian lokal. Mereka tidak pernah ditranskrip, identitas saksi tidak pernah ditentukan, atau kondisi di mana kesaksian dikumpulkan,” katanya.
"Oleh karena itu, tidak mungkin untuk membedakan sumber yang dapat dipercaya dari kesaksian palsu oleh simpatisan teroris atau individu yang mungkin berada di bawah pengaruh (termasuk ancaman) dari kelompok jihadis," sambungnya.
Militer Prancis mengatakan pada hari-hari setelah itu mereka telah menewaskan sekitar 30 militan Islam yang diidentifikasi oleh pengawasan udara.
Kementerian pertahanan Prancis menolak temuan laporan tersebut. Dalam sebuah pernyataan, kementerian mengatakan serangan itu mengikuti "proses penargetan yang kuat" yang mengidentifikasi target sebagai militan.
“Satu-satunya sumber konkret yang menjadi dasar laporan ini adalah kesaksian lokal. Mereka tidak pernah ditranskrip, identitas saksi tidak pernah ditentukan, atau kondisi di mana kesaksian dikumpulkan,” katanya.
"Oleh karena itu, tidak mungkin untuk membedakan sumber yang dapat dipercaya dari kesaksian palsu oleh simpatisan teroris atau individu yang mungkin berada di bawah pengaruh (termasuk ancaman) dari kelompok jihadis," sambungnya.
Militer Prancis mengatakan pada hari-hari setelah itu mereka telah menewaskan sekitar 30 militan Islam yang diidentifikasi oleh pengawasan udara.
Lihat Juga :