Sentil Biden, Khamenei: Iran Ingin Aksi, Bukan Kata-kata

Rabu, 17 Februari 2021 - 20:29 WIB
loading...
Sentil Biden, Khamenei:...
Pemimpin spiritual tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Foto/US News
A A A
TEHERAN - Iran ingin melihat "aksi, bukan kata-kata" dari pihak-pihak dalam perjanjian nuklir 2015 . Hal itu diungkapkan oleh pemimpin spiritual tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei , ketika pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berharap untuk menghidupkan kembali kesepakatan tersebut.

“Kami telah mendengar banyak kata-kata manis dan janji yang dalam prakteknya telah dilanggar dan tindakan berlawanan telah diambil. Kata-kata dan janji tidak baik. Kali ini (kami ingin) hanya aksi dari pihak lain dan kami juga akan bertindak,” kata Khamenei dalam pidato yang disiarkan televisi seperti dikutip dari Reuters, Rabu (17/2/2021).

Biden mengatakan Washington akan kembali ke pakta nuklir yang ditinggalkan oleh pendahulunya Donald Trump pada 2018 jika Teheran menjadi pihak yang pertama kali melanjutkan kepatuhan penuh. Tetapi dengan rasa saling tidak percaya yang semakin dalam, Teheran mengatakan Washington harus bertindak terlebih dahulu.



Di bawah kesepakatan itu, sanksi dicabut dengan imbalan Iran menyetujui pembatasan program nuklirnya. Sejak Trump membatalkan kesepakatan dan menerapkan kembali sanksi, Teheran secara bertahap melanggar persyaratan kesepakatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Trump Ancam Hancurkan...
Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir
Rekomendasi
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved