Siapa Haitham bin Tariq? Raja Oman yang Ubah Konstitusi demi Naikkan Jabatan Putranya

Jum'at, 04 April 2025 - 18:26 WIB
loading...
Siapa Haitham bin Tariq?...
Haitham bin Tariq merupakan Raja Oman yang ubah konstitusi demi naikkan jabatan putranya. Foto/X/@19144_sultan
A A A
MUSCAT - Sultan Oman telah menunjuk putranya sebagai pewaris dan putra mahkota dalam perombakan besar konstitusi negara Teluk tersebut, yang akan menyerahkan tahta kepada keturunan langsung dari penguasa saat ini.

Siapa Haitham bin Tariq? Raja Oman yang Ubah Konstitusi demi Naikkan Jabatan Putranya

1. Ubah Perubahan Konstitusi Kesultanan

Sultan Haitham bin Tariq Al-Said membuat perubahan besar pada konstitusi kesultanan minggu ini, yang dikenal sebagai Hukum Dasar, di mana ia menunjuk putra sulungnya, Dhi Yazan bin Haitham, sebagai putra mahkota.

Garis suksesi yang jelas untuk sultan masa depan telah ditetapkan, yang akan menyerahkan tahta kepada putra Sultan Haitham yang menandai perubahan besar dalam Hukum Dasar negara tersebut.

Sebelumnya, pengangkatan sultan didasarkan pada konsensus keluarga kerajaan atau keinginan sultan saat ini, bukan suksesi dari ayah ke anak, seperti yang terjadi di banyak negara Teluk lainnya.

Pasal 5 Hukum Dasar berarti bahwa "sistem pemerintahan diwariskan kepada keturunan laki-laki Sultan Turki bin Said bin Sultan", menurut dekrit kerajaan yang dikeluarkan minggu ini.

"Kekuasaan diwariskan dari Sultan kepada putra sulungnya dan kemudian kepada putra sulungnya, dan akibatnya kekuasaan berpindah dari satu lapisan ke lapisan lainnya. Jika putra sulung Sultan meninggal sebelum memangku jabatan, suksesi harus dialihkan kepada putra sulungnya, meskipun almarhum memiliki saudara laki-laki," demikian bunyi undang-undang baru tersebut, menurut Oman Observer.

Jika orang pertama yang berhak atas suksesi tidak memiliki anak laki-laki, maka "kekuasaan secara otomatis beralih kepada kakak laki-lakinya".

Baca Juga: 4 Bulan setelah Deklarasikan Darurat Militer, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol yang Dimakzulkan Akhirnya Dicopot

2. Mengatasi Ketidakpastian

Beberapa analis percaya bahwa perubahan pada proses suksesi akan membawa jaminan lebih lanjut akan stabilitas di masa mendatang, dengan gambaran yang jelas tentang siapa yang akan mewarisi takhta setelah kematian sultan.

Ketidakpastian menyelimuti suksesi Sultan Qaboos bin Said - yang memerintah dari tahun 1970 hingga kematiannya pada Januari 2020 - setelah tidak ada konsensus yang dicapai di antara para bangsawan senior tentang penguasa baru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Soal Selat Hormuz, Trump...
Soal Selat Hormuz, Trump Ancam Serang Oman Meski Jadi Sekutu AS
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
3 Tim Pertama Tersingkir...
3 Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Dua Jadi Korban Aturan Baru FIFA
Audisi DMD Panggung...
Audisi DMD Panggung Rezeki MNCTV Buka Jalan Penyanyi Dangdut Daerah Menuju Panggung Nasional
Berita Terkini
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved