10 Negara yang Kena Tarif Impor Trump Terbesar, Mayoritas Negara-negara Asia
Jum'at, 04 April 2025 - 21:10 WIB
loading...
Banyak negara yang kena tarif impor Trump. Foto/X/@PopBase
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Trump pada hari Rabu mengumumkan apa yang disebut tarif timbal balik atas impor dari sekitar 90 negara yang lebih dari 10% pajak menyeluruh yang diterapkan untuk semua impor ke AS.
Menggambarkan pengumuman itu sebagai "Hari Pembebasan," presiden mengatakan pajak baru diperlukan untuk menghapus defisit perdagangan antara AS dan negara-negara lain, mulai dari China hingga Uni Eropa.
Beberapa negara hanya akan menghadapi tarif universal sebesar 10%, sementara impor dari puluhan negara lain akan dikenakan pungutan impor timbal balik spesifik yang lebih tinggi. Misalnya, impor Australia akan menghadapi tarif dasar sebesar 10%, sementara China akan menghadapi tarif sebesar 34%.
"Timbal balik. Itu artinya mereka melakukannya kepada kita, dan kita melakukannya kepada mereka," kata Trump dalam sambutannya pada hari Rabu, dilansir CBS.
"Negara-negara Asia akan menghadapi beban terburuk, dengan Kamboja menghadapi tarif pajak sebesar 49% dan Vietnam sebesar 46%," menurut Kepala Ekonom Nationwide Kathy Bostjancic. Selain tarif timbal balik sebesar 34% dari China , impor dari negara itu juga akan menghadapi tarif sebesar 20% yang diumumkan sebelumnya, sehingga total tarif negara itu menjadi lebih dari 60%, tambahnya.
Menggambarkan pengumuman itu sebagai "Hari Pembebasan," presiden mengatakan pajak baru diperlukan untuk menghapus defisit perdagangan antara AS dan negara-negara lain, mulai dari China hingga Uni Eropa.
Beberapa negara hanya akan menghadapi tarif universal sebesar 10%, sementara impor dari puluhan negara lain akan dikenakan pungutan impor timbal balik spesifik yang lebih tinggi. Misalnya, impor Australia akan menghadapi tarif dasar sebesar 10%, sementara China akan menghadapi tarif sebesar 34%.
"Timbal balik. Itu artinya mereka melakukannya kepada kita, dan kita melakukannya kepada mereka," kata Trump dalam sambutannya pada hari Rabu, dilansir CBS.
"Negara-negara Asia akan menghadapi beban terburuk, dengan Kamboja menghadapi tarif pajak sebesar 49% dan Vietnam sebesar 46%," menurut Kepala Ekonom Nationwide Kathy Bostjancic. Selain tarif timbal balik sebesar 34% dari China , impor dari negara itu juga akan menghadapi tarif sebesar 20% yang diumumkan sebelumnya, sehingga total tarif negara itu menjadi lebih dari 60%, tambahnya.
Lihat Juga :