Ethiopia Bersiap Lancarkan Serangan Pamungkas ke Tigray

loading...
Ethiopia Bersiap Lancarkan Serangan Pamungkas ke Tigray
Militer Ethiopia akan memulai "fase terakhir" dari serangan terhadap pemberontak di Tigray. Foto/REUTERS
ADDIS ABABA - Militer Ethiopia akan memulai "fase terakhir" dari serangan terhadap pemberontak di Tigray. Hal itu disampaikan Perdana Menteri Ethiopia, Abiy Ahmed, beberapa jam setelah ultimatum bagi pasukan Tigray untuk menyerah berakhir.

Abiy pada hari Minggu memberi waktu 72 jam kepada Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) untuk menyerah. Namun, pemimpin wilayah Tigray, Debretsion Gebremichael menolak ultimatum tersebut dengan mengatakan bahwa rakyatnya siap mati untuk Tanah Air mereka.

"Jangka waktu 72 jam yang diberikan kepada klik kriminal TPLF untuk menyerah secara damai sekarang telah berakhir dan kampanye penegakan hukum kami telah mencapai tahap akhir," kata Abiy. ( Baca juga: Tigray Tolak Ultimatum Menyerah, Konflik Mematikan Ethiopia Meningkat )

Dia kemudian mengatakan bahwa warga sipil akan diselamatkan dan ribuan pasukan pemberontak telah menyerahkan diri. Abiy juga mengatakan bahwa pintu damai telah sepenuhnya tertutup.



"Gerbang damai terakhir yang tetap terbuka untuk dilewati oleh TPLF sekarang telah ditutup dengan rapat," ujarnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Kamis (26/11/2020).

Pemimpin Ethiopia itu kemudian mengimbau masyarakat Mekelle, Ibu Kota Tigray untuk melucuti senjata, tetap tinggal di dalam rumah dan menjauh dari sasaran militer. ( Baca juga: Perang Brutal dengan Tentara Ethiopia, 600 Mayat Ditemukan di Tigray )

"Pasukan Pertahanan Nasional kami telah dengan hati-hati menyusun strategi untuk membawa klik kriminal TPLF ke pengadilan tanpa merugikan warga sipil yang tidak bersalah, situs warisan, tempat ibadah, lembaga pembangunan dan properti," tukasnya.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top