Macron Ultimatum Pemimpin Muslim Prancis Setujui Piagam Nilai-nilai Republik
Sabtu, 21 November 2020 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
"Ini menjadi rumor yang berbahaya," sambungnya.
Dia kemudian menulis dalam email terpisah: "Saya tidak akan mengajar lagi tentang topik ini - saya akan memilih kebebasan lain sebagai subjek untuk mengajar."
Awal tahun ini, Presiden Macron menggambarkan Islam sebagai agama "dalam krisis" dan membela hak majalah Charlie Hebdo untuk menerbitkan kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad SAW. Penggambaran seperti itu secara luas dianggap sebagai bentuk penghinaan dan dianggap sangat ofensif oleh umat Muslim.(Baca juga: Sebut Islam dalam Krisis, Macron Tuai Kecaman )
Menyusul komentar tersebut, pemimpin Prancis itu menjadi sosok yang dibenci di beberapa negara yang mayoritas Muslim. Para pengunjuk rasa juga menyerukan boikot produk Prancis.
Di Prancis, sekularisme negara (laicite) merupakan pusat identitas nasional negara tersebut. Kebebasan berekspresi di sekolah dan ruang publik lainnya adalah bagian dari itu, dan mengekangnya untuk melindungi perasaan agama tertentu dipandang merusak persatuan nasional.
Prancis memiliki populasi Muslim terbesar di Eropa Barat.
Dia kemudian menulis dalam email terpisah: "Saya tidak akan mengajar lagi tentang topik ini - saya akan memilih kebebasan lain sebagai subjek untuk mengajar."
Awal tahun ini, Presiden Macron menggambarkan Islam sebagai agama "dalam krisis" dan membela hak majalah Charlie Hebdo untuk menerbitkan kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad SAW. Penggambaran seperti itu secara luas dianggap sebagai bentuk penghinaan dan dianggap sangat ofensif oleh umat Muslim.(Baca juga: Sebut Islam dalam Krisis, Macron Tuai Kecaman )
Menyusul komentar tersebut, pemimpin Prancis itu menjadi sosok yang dibenci di beberapa negara yang mayoritas Muslim. Para pengunjuk rasa juga menyerukan boikot produk Prancis.
Di Prancis, sekularisme negara (laicite) merupakan pusat identitas nasional negara tersebut. Kebebasan berekspresi di sekolah dan ruang publik lainnya adalah bagian dari itu, dan mengekangnya untuk melindungi perasaan agama tertentu dipandang merusak persatuan nasional.
Prancis memiliki populasi Muslim terbesar di Eropa Barat.
(ber)
Lihat Juga :