Sebut Islam dalam Krisis, Macron Tuai Kecaman

Sabtu, 03 Oktober 2020 - 00:02 WIB
loading...
Sebut Islam dalam Krisis,...
Presiden Prancis Emmanuel Macron menuai kecaman setelah menyebut Islam dalam krisis. Foto/VOA
A A A
PARIS - Presiden Emmanuel Macron menuai kecaman setelah menyebut Islam berada dalam krisis saat mengumumkan rencananya untuk membela nilai-nilai sekulerisme Prancis .

Dalam pidatonya yang telah lama ditunggu pada hari Jumat, Macron menegaskan tidak ada konsesi yang akan dibuat dalam upaya baru untuk mendorong agama keluar dari pendidikan dan sektor publik di Prancis.

“Islam adalah agama yang sedang mengalami krisis di seluruh dunia saat ini, kami tidak hanya melihat ini di negara kami,” katanya seperti dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (3/10/2020).

Sontak pernyataan Macron memicu reaksi balik dari para aktivis Muslim.

“Represi Muslim telah menjadi ancaman, sekarang itu adalah janji. Dalam pidato satu jam #Macron mengubur #laicite, menguatkan sayap kanan, anti-Muslim kiri dan mengancam kehidupan siswa Muslim dengan menyerukan pembatasan drastis pada home schooling meskipun pandemi global,” kata Yasser Louati, seorang aktivis Muslim Perancis.

Seorang akademisi Prancis, Rim-Sarah Alaoune, menulis di Twitter: "Presiden Macron menggambarkan Islam sebagai 'agama yang mengalami krisis di seluruh dunia saat ini'. Saya bahkan tidak tahu harus berkata apa. Pernyataan ini sangat bodoh (maaf ya) sehingga tidak memerlukan analisis lebih lanjut. Saya tidak akan menyembunyikan bahwa saya khawatir. Tidak disebutkan supremasi kulit putih meskipun kita adalah negara yang mengekspor teori rasis dan supremasi kulit putih dari 'pengganti hebat', yang digunakan oleh teroris yang melakukan pembantaian mengerikan di #Christchurch. ”

Iyad el-Baghdadi, penulis dan aktivis yang tinggal di Norwegia, hanya menulis di Twitter; "F *** you, @EmmanuelMacron."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Prancis Terhenti di...
Prancis Terhenti di Semifinal, Macron: Terima Kasih Les Bleus
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Brutal, Pasukan Israel...
Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas
Rekomendasi
Beasiswa LPDP 2026:...
Beasiswa LPDP 2026: Cara Memilih Perguruan Tinggi di Luar Daftar Tujuan LPDP
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
Berita Terkini
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved