Menunggu Peran Biden Sebagai Penyelamat

Senin, 09 November 2020 - 06:09 WIB
loading...
A A A
Dia juga berjanji sebagai presiden nanti akan mempersatukan AS dan membentuk pasukan yang kuat untuk memerangi pandemi corona, membangun kembali kesejahteraan ekonomi, mengamankan kesehatan bagi keluarga AS, dan mencabut rasisme yang sistemik.

Tanpa menyebut rivalnya dari Partai Republik, Biden berbicara kepada langsung kepada 70 juta warga yang mendukung Presiden Donald Trump yang sebagian turun ke jalanan menentang hasil pemilu. “Bagi kalian semua yang memilih Presiden Trump, saya paham dengan ketidaksepakatan pada malam ini (kemarin). Saya juga pernah mengalami beberapa kekalahan. Tapi, saat ini marilah beri kesempatan. Saat ini waktunya untuk menghapus retorika kasar, menurunkan temperatur, dan saling melihat satu sama lain, saling mendengar satu sama lain,” pintanya. (Baca juga: Biden Manfaatkan Aliansi untuk Hadapi China)

“Saat ini adalah waktunya untuk menyembuhkan di AS,” imbuhnya. Biden mengungkapkan, dirinya bersumpah untuk menjadi presiden yang berusaha mempersatukan, bukan memecah-belah; yang tidak melihat red states dan blue states, namun hanya melihat AS. “Saya juga akan bekerja sepenuh hati untuk mendapatkan kepercayaan dari kalian semua,” paparnya.

Biden menjelaskan dirinya menginginkan jabatan presiden untuk mengembalikan jiwa Amerika, untuk membangun kembali tulang punggung bangsa ini, kelas menengah, dan untuk membuat Amerika dihormati lagi di seluruh dunia, dan untuk menyatukan kita semua di dalam negeri ini. Dia mengaku bangga dan terhormat dalam hidupnya bahwa begitu banyak orang yang telah memilih visi tersebut - yang sekarang telah menjadi tugas zaman ini.

Kemenangan Biden tidak lepas dari dukungan warga kulit hitam AS. Dia berterima kasih kepada rakyat Afrika-Amerika untuk mendorong kampanyenya ketika dia tertinggal dalam pemilihan awal. Dia juga menegaskan, komunitas kulit hitam berdiri di belakangnya. “Mereka selalu menjadi tulang punggung saya, dan saya akan memiliki kalian,” tegasnya.

Pada pidato kemenangannya, Biden juga mengenalkan wakil presiden terpilih Senator Kamala Harris yang akan menjadi wakil presiden terpilih pertama kulit hitam dan keturunan India. Dalam pidato pertamanya sebagai wakil presiden terpilih, Kamala Harris mengulang slogan kampanye Biden 2020.

“Kita rakyat Amerika punya kekuatan untuk membangun masa depan,” ujar Harris. “Kalian mengantarkan hari baru untuk Amerika. Kalian memilih harapan, dan persatuan, kesopanan, sains, dan ya, kebenaran,” kata Harris kepada hadirin. (Lihat videonya: Viral Video Jalan Rusak di Lebak)

Harris juga memuji sosok Biden dan keluarganya, kemudian mulai berbicara tentang dirinya sendiri - dan makna momen ini bagi perempuan. Perempuan pertama yang terpilih sebagai wakil presiden itu berkata ibunya bahwa sangat percaya pada Amerika tempat momen seperti ini mungkin terjadi. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Siapa Bill Pulte? Direktur...
Siapa Bill Pulte? Direktur Intelijen Nasional AS yang Tak Pernah Jadi Agen Rahasia
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Kuwait Tegaskan Tak...
Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran
Rekomendasi
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Infografis
Respons Donald Trump...
Respons Donald Trump usai Gambarnya sebagai Paus Viral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved