Lawatan ke Sri Lanka, Pompeo Sebut Partai Komunis China Predator
Rabu, 28 Oktober 2020 - 16:44 WIB
loading...
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyebut Partai Komunis China sebagai predator saat jumpa pers di Sri Lanka. Foto/Deccan Herald
A
A
A
COLOMBO - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo terus melontarkan kritik terhadap China dalam lawatannya ke Asia. Terbaru, ia mengatakan bahwa Partai Komunis China (PKC) beroperasi sebagai pemangsa di Sri Lanka .
Pompeo tiba di Sri Lanka dari India sebagai bagian dari tur yang bertujuan untuk memperkuat sekutu melawan peningkatan politik dan militer China di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
"Kami melihat dari kesepakatan buruk, pelanggaran kedaulatan dan pelanggaran hukum di darat dan laut bahwa Partai Komunis China adalah predator, dan Amerika Serikat datang dengan cara yang berbeda, kami datang sebagai teman, dan sebagai mitra," kata Pompeo dalam konferensi pers yang disiarkan televisi di Ibu Kota, Kolombo, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (28/10/2020).
Berbeda dengan India, yang terkunci dalam pertikaian militer dengan China dan merupakan perhentian pertama dalam perjalanan Pompeo, Sri Lanka adalah sekutu dekat Beijing.(Baca juga: Peringatkan Ancaman China, AS Teken Perjanjian Militer dengan India )
China telah menginvestasikan miliaran dolar di pelabuhan dan jalan raya Sri Lanka sebagai bagian dari Belt and Road Initiative untuk transportasi dan hubungan energi. Program ini menurut Amerika Serikat dirancang untuk menjebak negara-negara kecil dalam hutang.
Pompeo tiba di Sri Lanka dari India sebagai bagian dari tur yang bertujuan untuk memperkuat sekutu melawan peningkatan politik dan militer China di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
"Kami melihat dari kesepakatan buruk, pelanggaran kedaulatan dan pelanggaran hukum di darat dan laut bahwa Partai Komunis China adalah predator, dan Amerika Serikat datang dengan cara yang berbeda, kami datang sebagai teman, dan sebagai mitra," kata Pompeo dalam konferensi pers yang disiarkan televisi di Ibu Kota, Kolombo, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (28/10/2020).
Berbeda dengan India, yang terkunci dalam pertikaian militer dengan China dan merupakan perhentian pertama dalam perjalanan Pompeo, Sri Lanka adalah sekutu dekat Beijing.(Baca juga: Peringatkan Ancaman China, AS Teken Perjanjian Militer dengan India )
China telah menginvestasikan miliaran dolar di pelabuhan dan jalan raya Sri Lanka sebagai bagian dari Belt and Road Initiative untuk transportasi dan hubungan energi. Program ini menurut Amerika Serikat dirancang untuk menjebak negara-negara kecil dalam hutang.
Lihat Juga :