CDC: Virus Corona Lima Kali Lebih Mematikan dari Flu Biasa

Rabu, 21 Oktober 2020 - 09:10 WIB
loading...
CDC: Virus Corona Lima...
Hasil penelitian menyebutkan jika virus Corona lima kali lebih mematikan dari flu biasa. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Risiko kematian akibat virus Corona lima kali lebih tinggi daripada flu musiman. Hal itu diungkapkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) dalam sebuah laporan terbaru, berdasarkan catatan sekitar 9.000 pasien rumah sakit.

“Dibandingkan dengan pasien influenza, mereka yang dengan Covid-19 memiliki risiko lebih dari lima kali lebih tinggi untuk kematian di rumah sakit dan kira-kira dua kali lipat risiko masuk ICU dan lama dirawat di rumah sakit, dan berisiko lebih tinggi untuk 17 penyakit pernapasan akut, kardiovaskular, komplikasi hematologi, neurologis, ginjal dan lainnya,” bunyi laporan terbaru CDC yang dirilis pada Selasa waktu setempat.

Studi tersebut menemukan bahwa sementara sekitar 21 persen dari pasien Covid-19 yang catatannya diteliti meninggal, persentase pasien influenza dengan hasil yang mematikan sekitar 3,8 persen - atau lebih dari lima kali lebih sedikit.

CDC mengatakan bahwa selain jauh lebih mematikan daripada flu biasa, virus Corona menyebabkan sejumlah besar komplikasi yang kemungkinannya kecil pada pasien yang dirawat di rumah sakit karena influenza. (Baca juga: Anggap Corona Hoaks, Influencer Ini Meninggal Terinfeksi Covid-19 )

"Sejauh menyangkut sindrom gangguan pernapasan akut, atau ARDS, pasien virus Corona hampir 19 kali lebih mungkin menderita kondisi tersebut dibandingkan dengan mereka yang dirawat karena flu," menurut CDC seperti dilansir dari Russia Today, Rabu (21/10/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Hakim AS Perintahkan...
Hakim AS Perintahkan China Bayar Ganti Rugi Rp391 Triliun dalam Kasus Covid-19
3 Proyek Kontroversial...
3 Proyek Kontroversial yang Dituding Dijalankan USAID, dari Senjata Biologis hingga Covid
Elon Musk: USAID Danai...
Elon Musk: USAID Danai Riset Senjata Biologis, Termasuk Proyek Kemunculan Covid-19
Jangan Anggap Sepele!...
Jangan Anggap Sepele! Flu Singapura pada Anak Bisa Picu Radang Otak dan Kelumpuhan
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
Rekomendasi
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved