Kecelakaan Jeju Air Dipicu Percikan Api di Mesin Pesawat
Minggu, 29 Desember 2024 - 14:09 WIB
loading...
Kecelakaan Jeju Air dipicu percikan api di mesin pesawat. Foto/X/@mog_china
A
A
A
SEOUL - Saksi mata kecelakaan pesawat yang mematikan di daerah barat daya Korea Selatan , Muan, pada hari Minggu melaporkan melihat api di mesin jet dan mendengar beberapa ledakan sebelum insiden tersebut.
Pesawat Jeju Air keluar dari landasan pacu saat mendarat dan bertabrakan dengan dinding pagar di Bandara Internasional Muan di daerah Muan, Provinsi Jeolla Selatan, sekitar 288 kilometer barat daya Seoul, sekitar pukul 9:07 pagi.
Video yang ditayangkan oleh stasiun TV lokal menunjukkan pesawat tersebut mencoba mendarat tanpa roda pendaratannya terpasang.
Yoo Jae-yong, 41, yang tinggal di rumah sewa dekat bandara, mengatakan dia melihat percikan api di sayap kanan pesawat sebelum kecelakaan.
Baca Juga: Kecelakaan Jeju Air Korea Selatan, Korban Tewas Diduga 179 Orang, Penyebabnya Ditabrak Burung?
"Saya memberi tahu keluarga saya bahwa ada masalah dengan pesawat ketika saya mendengar ledakan keras," kata Yoo, dilansir Yonhap.
Saksi lain, yang diidentifikasi hanya dengan nama belakangnya Cho, mengatakan dia sedang berjalan-jalan sejauh 4,5 kilometer dari bandara ketika kecelakaan itu terjadi.
Pesawat Jeju Air keluar dari landasan pacu saat mendarat dan bertabrakan dengan dinding pagar di Bandara Internasional Muan di daerah Muan, Provinsi Jeolla Selatan, sekitar 288 kilometer barat daya Seoul, sekitar pukul 9:07 pagi.
Video yang ditayangkan oleh stasiun TV lokal menunjukkan pesawat tersebut mencoba mendarat tanpa roda pendaratannya terpasang.
Yoo Jae-yong, 41, yang tinggal di rumah sewa dekat bandara, mengatakan dia melihat percikan api di sayap kanan pesawat sebelum kecelakaan.
Baca Juga: Kecelakaan Jeju Air Korea Selatan, Korban Tewas Diduga 179 Orang, Penyebabnya Ditabrak Burung?
"Saya memberi tahu keluarga saya bahwa ada masalah dengan pesawat ketika saya mendengar ledakan keras," kata Yoo, dilansir Yonhap.
Saksi lain, yang diidentifikasi hanya dengan nama belakangnya Cho, mengatakan dia sedang berjalan-jalan sejauh 4,5 kilometer dari bandara ketika kecelakaan itu terjadi.
Lihat Juga :