Guru Dipenggal karena Kartun Nabi Muhammad Picu Demo Besar di Prancis

Senin, 19 Oktober 2020 - 05:36 WIB
loading...
Guru Dipenggal karena...
Ribuan orang berkumpul di Place de la Republique, Paris, Minggu (18/10/2020), untuk mengenang guru yang dipenggal. Foto/REUTERS/Charles Platiau
A A A
PARIS - Demo besar yang dihadiri ribuan orang terjadi di Ibu Kota Prancis , Paris, pada hari Minggu untuk mengenang seorang guru yang dipenggal dalam serangan teror. Guru bernama Samuel Paty tersebut dipenggal seorang pria setelah memperlihatkan kartun Nabi Muhammad selama memberikan pelajaran tentang kebebasan berekspresi di kelasnya.

Ribuan orang berkumpul di Place de la Republique. Itu merupakan salah satu perkumpulan massa terbesar di Paris. (Baca: Kartun Nabi Muhammad Jadi Bahan Diskusi, Guru di Prancis Dipenggal )

Paty, 48, seorang guru dari kota Conflans-Sainte-Honorine, dibunuh oleh Abdulak Abuezidovich A, 18, secara brutal ketika dalam perjalanan pulang pada pekan lalu. Pelaku merupakan pria etnis Chechnya, Rusia.

Pejabat pemerintah, termasuk Perdana Menteri (PM) Jean Castex, serta Wali Kota Paris; Anne Hidalgo dan kepala wilayah Ile-de-France; Valerie Pecresse, ikut menghadiri perkumpulan massa di Place de la Republique. (Baca: Pemenggal Guru karena Kartun Nabi Muhammad Merupakan Kelahiran Chechnya )

“Anda tidak membuat kami takut. Kami tidak takut. Anda tidak akan memecah belah kami. Kami adalah Prancis!," tulis Castex di Twitter, dengan mengunggah video yang menunjukkan demonstrasi tersebut, seperti dikutip dari Russia Today, Senin (19/10/2020).

Orang-orang yang berkumpul di alun-alun mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang Paty, yang diakhiri dengan tepuk tangan. Di satu titik, massa yang hampir memenuhi seluruh lapangan terlihat menyanyikan lagu kebangsaan Prancis, "La Marseillaise". (Baca: Pelaku Pemenggalan Guru Prancis Sempat Teriakkan Takbir )

Para demonstran memegang plakat bertuliskan foto guru yang dibunuh, serta berbagai slogan termasuk "Je suis Samuel (Saya Samuel)", "Je suis enseignant (Saya seorang guru)" dan "Je suis Charlie (Saya Charlie)—referensi yang jelas untuk fakta bahwa kartun yang ditunjukkan Paty di kelasnya merupakan karikatur terkenal yang diterbitkan oleh majalah satire Prancis Charlie Hebdo, yang menjadi sasaran serangan teror pada tahun 2015, di mana 12 orang tewas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Prancis Larang Masuk...
Prancis Larang Masuk Menteri Israel Ben-Gvir, Imbas Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Mantan PM Thailand Thaksin...
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Setelah Mendapat Pengampunan Kerajaan
Bandara Ben Gurion Israel...
Bandara Ben Gurion Israel Rugi Rp4 Triliun gegara Jadi Tempat Parkir Puluhan Pesawat Militer AS
Rekomendasi
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Berita Terkini
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Infografis
Demo Menentang Presiden...
Demo Menentang Presiden AS Donald Trump Digelar di Penjuru Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved