Diplomat AS Mundur karena Tidak Sepakat dengan AS Dukung Genosida di Gaza
Minggu, 22 Desember 2024 - 20:05 WIB
loading...
Diplomat AS tidak sepakat dengan kebijakan AS dukung Genosida di Gaza sehingga memilih mengundurkan diri. Foto/X/@mohammedIhysse
A
A
A
WASHINGTON - Seorang diplomat di Departemen Luar Negeri Amerika Serikat , Mike Casey, mengundurkan diri terkait kebijakan Gedung Putih terhadap perang Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.
Menurut surat kabar The Guardian minggu ini, Mike Casey – seorang veteran tentara AS yang bertugas di Irak dan yang hingga baru-baru ini menjabat sebagai wakil penasihat politik Departemen Luar Negeri AS untuk Gaza – mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa ia telah menyerahkan pengunduran dirinya kepada pemerintah pada bulan Juli, mengakhiri empat tahun di Departemen Luar Negeri.
Keputusan Casey untuk mengundurkan diri berakar pada kekecewaan yang semakin besar terhadap kebijakan AS – atau ketiadaan kebijakan – terhadap Israel dan Palestina, dan khususnya dengan bias Washington yang jelas terhadap Tel Aviv dalam semua hal yang berkaitan dengan penindasannya terhadap Palestina.
Baca Juga: Meski Gaji Naik 6 Persen, 15.000 Tentara Inggris Pilih Mundur
“Kami tidak memiliki kebijakan tentang Palestina. Kami hanya melakukan apa yang diinginkan Israel dari kami”, kata mantan diplomat tersebut. “Saya terlalu malu untuk terus menjadi diplomat Amerika. Saya tahu saya tidak dapat melakukan tugas dan fungsi lain.”
Menurut surat kabar The Guardian minggu ini, Mike Casey – seorang veteran tentara AS yang bertugas di Irak dan yang hingga baru-baru ini menjabat sebagai wakil penasihat politik Departemen Luar Negeri AS untuk Gaza – mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa ia telah menyerahkan pengunduran dirinya kepada pemerintah pada bulan Juli, mengakhiri empat tahun di Departemen Luar Negeri.
Keputusan Casey untuk mengundurkan diri berakar pada kekecewaan yang semakin besar terhadap kebijakan AS – atau ketiadaan kebijakan – terhadap Israel dan Palestina, dan khususnya dengan bias Washington yang jelas terhadap Tel Aviv dalam semua hal yang berkaitan dengan penindasannya terhadap Palestina.
Baca Juga: Meski Gaji Naik 6 Persen, 15.000 Tentara Inggris Pilih Mundur
“Kami tidak memiliki kebijakan tentang Palestina. Kami hanya melakukan apa yang diinginkan Israel dari kami”, kata mantan diplomat tersebut. “Saya terlalu malu untuk terus menjadi diplomat Amerika. Saya tahu saya tidak dapat melakukan tugas dan fungsi lain.”
Lihat Juga :