Presiden Prancis Ingin Kirim Pasukan Penjaga Perdamaian ke Ukraina

Minggu, 15 Desember 2024 - 01:10 WIB
loading...
Presiden Prancis Ingin...
Prancis ingin kirim pasukan penjaga perdamaian ke Ukraina. Foto/X/@Matt_VanDyke
A A A
PARIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron berencana mendesak para pemimpin Uni Eropa untuk mengirim misi penjaga perdamaian ke Ukraina jika terjadi gencatan senjata dengan Rusia.

Pasukan itu akan ditugaskan untuk mengamati gencatan senjata, jika pembicaraan damai antara Moskow dan Kiev berhasil. Melansir Radio Free Europe/Radio Liberty yang didanai pemerintah AS, pemimpin Prancis berencana untuk membahas masalah tersebut pada pertemuan puncak Uni Eropa minggu depan.

Ide pengiriman pasukan penjaga perdamaian Barat ke Ukraina dilaporkan diajukan oleh Presiden terpilih AS Donald Trump pada pertemuannya tanggal 7 Desember dengan pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky dan Macron di Paris.

Menurut laporan sebelumnya oleh Wall Street Journal, Trump telah menyusun proposal untuk solusi diplomatik atas konflik tersebut, dan ingin negara-negara Eropa memainkan peran utama dalam memantau gencatan senjata.

Baca Juga: Israel Mulai Usir Warga, Akankah Israel Menjadikan Suriah seperti Palestina?

Ide tersebut kemudian dibahas oleh pejabat Inggris dan Prancis, menurut laporan media, dan Macron dikatakan telah menyampaikannya kepada Perdana Menteri Polandia Donald Tusk selama pertemuan mereka di Warsawa awal minggu ini. Namun, Tusk mengatakan tidak ada rencana seperti itu yang berlaku "untuk saat ini" baik untuk Polandia maupun negara-negara UE lainnya. Warsawa, salah satu pendukung setia Kiev, akan memangku jabatan presiden Dewan UE bulan depan.

Diskusi tentang topik tersebut dilaporkan masih dalam tahap awal, dan tidak jelas negara mana yang mungkin terlibat, dan berapa banyak pasukan. Sejumlah pejabat UE juga telah memperingatkan bahwa masih terlalu dini untuk membahas pengerahan pasukan penjaga perdamaian pada tahap konflik ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Harga Minyak Dunia Mendidih...
Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran
Rekomendasi
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Infografis
Profil Emmanuel Macron,...
Profil Emmanuel Macron, Presiden Prancis yang Takut pada Istrinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved