Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan

Minggu, 28 Juni 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Nota kesepahaman tersebut bukanlah final, melainkan dirancang sebagai pendahulu negosiasi lebih lanjut, termasuk mengenai lalu lintas melalui Selat Hormuz, jalur air vital untuk perdagangan global.

Iran telah memperingatkan kapal-kapal untuk tidak memasuki atau meninggalkan Teluk melalui selat tersebut tanpa izin, tetapi kapal-kapal terus bergerak, beberapa menggunakan rute yang tidak diizinkan oleh Teheran.

Terlepas dari peningkatan ketegangan terbaru, harga minyak telah turun tajam karena harapan bahwa lalu lintas melalui Selat Hormuz akan terus pulih.

Namun, serangan pada hari Kamis terhadap kapal komersial terdaftar Singapura, Ever Lovely, telah kembali memicu ketegangan antara AS dan Iran.

Pemboman Israel terhadap Lebanon – yang melanggar ketentuan memorandum – juga telah membahayakan kesepakatan tersebut.

Pada hari Jumat, setelah pembicaraan yang dimediasi AS, Israel dan Lebanon menandatangani "kesepakatan kerangka kerja" yang menurut Washington bertujuan untuk mengakhiri "siklus konflik tanpa akhir".

Namun pada hari Sabtu, kantor berita negara Lebanon melaporkan bahwa sebuah drone Israel telah menyerang daerah Nabatieh di Lebanon selatan.

Kepala badan pengawas nuklir PBB telah memperingatkan bahwa setiap penyelesaian akhir AS-Iran akan membutuhkan pengamanan yang kuat untuk memastikan Teheran tidak membangun senjata nuklir.

Program nuklir Iran tetap menjadi titik permasalahan utama, dengan Teheran dan Washington memberikan keterangan yang bertentangan tentang apakah inspektur akan mendapatkan kembali akses ke fasilitas negara tersebut.

“Pemerintah Iran telah menyatakan dengan cukup jelas bahwa ini bukan niat mereka,” kata kepala Badan Energi Atom Internasional Rafael Grossi pada hari Jumat tentang pengembangan senjata nuklir.

“Tetapi tentu saja, niat saja tidak cukup. Kita harus memiliki sistem verifikasi yang sangat kuat… sesegera mungkin.”

Perjanjian sementara tersebut menyatakan bahwa persediaan uranium yang diperkaya Iran – diperkirakan sebelum perang sebesar 440 kg (970 lb), diperkaya hingga 60 persen – harus “dikurangi” di bawah pengawasan IAEA.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Jejak Perang yang Diabadikan...
Jejak Perang yang Diabadikan dalam Al Quran, Apa Saja?
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Berita Terkini
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved