The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Minggu, 19 Juli 2026 - 18:25 WIB
loading...
Kemampuan rudal Iran lebih unggul dibandingkan pertahanan udara AS. Foto/X
A
A
A
WASHINGTON - Para pejabat Amerika dilaporkan telah menyatakan kekhawatiran yang semakin meningkat atas kemampuan rudal Iran yang terus berkembang, dengan mengatakan bahwa Teheran telah mengadaptasi rudalnya untuk menembus sistem pertahanan udara AS dan melakukan serangan yang semakin tepat sasaran terhadap target-target sensitif.
Menurut laporan The Wall Street Journal (WSJ) pada hari Sabtu, Iran telah menunjukkan kemampuan rudal yang semakin canggih selama gelombang serangan balasan terbarunya terhadap posisi militer AS di seluruh Asia Barat.
Mereka mengatakan Iran telah mengadaptasi taktiknya untuk mengatasi pertahanan udara Amerika dengan menggunakan rudal yang dapat mengubah lintasannya saat turun menuju targetnya.
Selama delapan malam berturut-turut, militer AS yang teroris telah melakukan gelombang serangan destruktif terhadap Iran dan memberlakukan kembali blokade pelabuhan Iran yang secara terang-terangan melanggar kesepakatan pengakhiran perang.
Menurut laporan The Wall Street Journal (WSJ) pada hari Sabtu, Iran telah menunjukkan kemampuan rudal yang semakin canggih selama gelombang serangan balasan terbarunya terhadap posisi militer AS di seluruh Asia Barat.
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
1. Rudal Iran Sulit Dicegat
Para pejabat AS mengatakan Teheran mengerahkan rudal yang mampu bergerak dengan kecepatan sangat tinggi sambil bermanuver selama fase terminalnya untuk mempersulit pencegatan. Itu analisis WSJ.Mereka mengatakan Iran telah mengadaptasi taktiknya untuk mengatasi pertahanan udara Amerika dengan menggunakan rudal yang dapat mengubah lintasannya saat turun menuju targetnya.
2. Rudal Iran Makin Akurat
Para pejabat juga menyampaikan kekhawatiran bahwa peningkatan akurasi penargetan Iran mungkin diuntungkan oleh bantuan eksternal, termasuk "potensi dukungan dari China atau Rusia."Selama delapan malam berturut-turut, militer AS yang teroris telah melakukan gelombang serangan destruktif terhadap Iran dan memberlakukan kembali blokade pelabuhan Iran yang secara terang-terangan melanggar kesepakatan pengakhiran perang.
3. Militer Iran Menyerang karena Diserang
Militer AS telah melakukan kejahatan perang dengan sengaja menargetkan fasilitas sipil, termasuk jembatan dan pabrik desalinasi, di beberapa provinsi Iran, termasuk Hormozgan, Bushehr, Sistan dan Baluchestan, dan Khuzestan.Lihat Juga :