Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan

Senin, 20 Juli 2026 - 13:05 WIB
loading...
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Komisi Anti-Korupsi Malaysia buka penyelidikan setelah dana pensiun ASN Malaysia senilai lebih dari Rp717 miliar lenyap setelah diinvestasikan di startup Indonesia, eFishery. Foto/Muhd Amin Naharul/The Malaysian Reserve
A A A
KUALA LUMPUR - Komisi Anti-Korupsi Malaysia turun tangan dengan membuka penyelidikan atas kerugian yang terkait dengan investasi dana pensiun aparatur sipil negara (ASN)—Kumpulan Wang Persaraan Diperbadankan (KWAP)—di startup agritech Indonesia yang gagal, eFishery.

"Sebuah tim dibentuk pada hari Jumat (17/7/2026) untuk mempelajari dan memeriksa masalah ini secara menyeluruh," kata kepala komisioner Komisi Anti-Korupsi Malaysia, Abdul Halim Aman, dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Dana PensiunASN Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp171 Miliar

“Investigasi akan dilakukan secara adil, transparan, dan tidak memihak berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.

“Masyarakat diminta untuk tidak berspekulasi tentang investigasi ini untuk menghindari kebingungan dan menjaga integritas proses investigasi," imbuh dia.

Penyelidikan ini merupakan perkembangan terbaru dalam kasus penipuan senilai sekitar USD300 juta yang telah menjatuhkan salah satu startup paling terkenal di Asia Tenggara tersebut.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung pada April lalu menjatuhkan vonis 9 tahun kurungan penjara kepada CEO startup eFishery, Gibran Huzaifah. Dia dinyatakan bersalah dalam kasus memanipulasi laporan keuangan hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Strategi Jitu Tingkatkan...
5 Strategi Jitu Tingkatkan Popularitas, PM Anwar Ibrahim Gunakan Kembaran ala PMX.AI
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Daftar Lengkap Hasil...
Daftar Lengkap Hasil Final Piala Dunia dari 1930 hingga 2026 Beserta Skornya
Rekomendasi
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Berita Terkini
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved