Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan

Minggu, 28 Juni 2026 - 01:10 WIB
loading...
Pakar Militer Ini Ungkap...
AS dan Iran masih berusaha raih klaim kemenangan. Foto/X
A A A
TEHERAN - Seorang pakar militer Iran Mohammad Eslami mengatakan “kedua belah pihak berusaha mengklaim kemenangan” setelah Iran memperingatkan bahwa serangan AS yang menargetkan beberapa lokasi di pantai selatan Iran melanggar MoU yang bertujuan untuk mengakhiri perang.

Mohammad Eslami, seorang peneliti di bidang Studi Timur Tengah dan Afrika Utara di Universitas Teheran, mengatakan Iran dan AS “tidak punya pilihan selain melakukan serangan yang tidak jelas untuk mencapai semacam penyelesaian diplomatik”.

Iran mengatakan angkatan bersenjatanya melakukan serangan defensif terhadap target yang terkait dengan pasukan AS.

Selain itu, Iran memperingatkan negara-negara di pantai selatan Teluk agar tidak mengizinkan wilayah mereka digunakan untuk menyerang Iran.

Eslami mengatakan para negosiator dari AS dan Iran sedang menyusun rincian memorandum untuk mengakhiri perang.



“Iran tidak dapat dan tidak akan menerima Selat Hormuz sebagai jalur air internasional dan mereka akan mendorong semua negara lain untuk menerima kerangka kerja baru," katanya, dilansir Al Jazeera.

Iran telah menekankan bahwa berdasarkan pedoman baru, barang yang melewati Selat Hormuz harus membayar untuk pengamanan lalu lintas barang.

Sebelumnya, Iran dan Amerika Serikat telah saling menyerang di Teluk, meningkatkan kekhawatiran bahwa gencatan senjata yang rapuh antara kedua negara sedang runtuh.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka telah menyerang situs-situs AS di Teluk sebagai balasan atas serangan AS terhadap fasilitas rudal, drone, dan radar Iran – yang merupakan respons terhadap apa yang Washington sebut sebagai serangan drone Iran terhadap kapal kargo di Selat Hormuz.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan serangan AS terbaru, terhadap lokasi penyimpanan rudal dan drone Iran serta posisi radar pantai, merupakan tanggapan terhadap "agresi yang tidak beralasan terhadap pelayaran komersial oleh pasukan Iran" yang "jelas melanggar gencatan senjata".

Televisi pemerintah Iran, mengutip seorang reporter di kota pelabuhan selatan Sirik, mengatakan sebuah ledakan terdengar pada Jumat malam di dermaga Taheroui.

Televisi tersebut mengutip sumber militer yang mengetahui kejadian tersebut yang mengatakan ledakan itu disebabkan oleh dampak proyektil di daerah tersebut.

“Pelabuhan Sirik beroperasi normal, dan tidak ada kerusakan yang dilaporkan pada peralatan atau fasilitasnya,” lapor kantor berita Mehr setelah ledakan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
HGI Jakarta Domino Tournament...
HGI Jakarta Domino Tournament 2026, Ribuan Peserta Ramaikan Olahraga Pikiran
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Berita Terkini
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved