AS Luncurkan Serangan Hari Ke-9 Beruntun usai Tentaranya Tewas Lagi Digempur Iran
Senin, 20 Juli 2026 - 08:56 WIB
loading...
Militer AS luncurkan serangan hari ke-9 berturut-turut terhadap Iran setelah seorang tentaranya kembali tewas akibat serangan drone Iran di Irak utara. Foto/X @CENTCOM
A
A
A
TEHERAN - Militer Amerika Serikat (AS) telah meluncurkan gelombang serangan baru terhadap Iran untuk hari kesembilan berturut-turut, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Serangan ini diluncurkan setelah seorang tentara Amerika kembali tewas akibat serangan drone Teheran di Irak utara.
“Serangan tersebut akan terus menurunkan kemampuan militer Iran yang digunakan untuk menyerang kapal komersial dan pelaut sipil yang melintasi Selat Hormuz,” kata Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam sebuah unggahan di X.
Baca Juga: 1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa serangan militer terbaru terhadap Iran dilakukan untuk menghormati anggota militer AS yang tewas dalam beberapa hari terakhir.
“Kami kembali menyerang mereka dengan sangat keras malam ini, dan kami melakukan itu untuk menghormati, mungkin tiga, mungkin tiga patriot hebat,” kata Trump kepada wartawan saat kembali ke Washington setelah final Piala Dunia, yang dikutip AFP.
"Kami merasa sangat sedih,” kata Trump ketika ditanya tentang korban jiwa di kalangan militer AS, menambahkan bahwa mereka yang gugur berjuang agar Iran tidak dapat memiliki senjata nuklir.
“Serangan tersebut akan terus menurunkan kemampuan militer Iran yang digunakan untuk menyerang kapal komersial dan pelaut sipil yang melintasi Selat Hormuz,” kata Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam sebuah unggahan di X.
Baca Juga: 1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa serangan militer terbaru terhadap Iran dilakukan untuk menghormati anggota militer AS yang tewas dalam beberapa hari terakhir.
“Kami kembali menyerang mereka dengan sangat keras malam ini, dan kami melakukan itu untuk menghormati, mungkin tiga, mungkin tiga patriot hebat,” kata Trump kepada wartawan saat kembali ke Washington setelah final Piala Dunia, yang dikutip AFP.
"Kami merasa sangat sedih,” kata Trump ketika ditanya tentang korban jiwa di kalangan militer AS, menambahkan bahwa mereka yang gugur berjuang agar Iran tidak dapat memiliki senjata nuklir.
Lihat Juga :