Kapal Perang AS Sambangi Pangkalan AL Kamboja yang Didanai China

Senin, 26 Januari 2026 - 15:51 WIB
loading...
Kapal Perang AS Sambangi...
Kapal perang Amerika Serikat, USS Cincinnati, sambangi Pangkalan Angkatan Laut Ream Kamboja yang didanai China. Foto/US Navy/Mass Communication Specialist 2nd Class Nicholas Rodriguez
A A A
PHNOM PENH - Pangkalan Angkatan Laut Ream di Kamboja, dekat Laut China Selatan yang dipersengketakan dan di-upgrade dengan dana China, untuk pertama kalinya menerima kunjungan kapal perang Amerika Serikat (AS).

USS Cincinnati, kapal tempur pesisir varian Independence, melakukan kunjungan sementara ke pangkalan Angkatan Laut tersebut pada Sabtu pekan lalu. Demikian disampaikan Skuadron Perusak 7 Angkatan Laut AS, yang dikutip Newsweek, Senin 926/1/2026).

Skuadron itu, menambahkan bahwa AS dan Kamboja bekerja sama untuk memastikan kawasan Indo-Pasifik tetap "bebas dan terbuka."

Baca Juga: Mampukah Iran Tenggelamkan Kapal Induk AS dengan Rudal Hipersonik Fattah-2? Ini Analisisnya

"Kunjungan Cincinnati ke Kamboja merayakan kemitraan berkelanjutan antara Amerika Serikat dan Kamboja, menegaskan kembali komitmen bersama kita terhadap keamanan, perdamaian, dan kemakmuran regional," kata Skuadron Perusak 7, yang memimpin kapal tempur pesisir di wilayah tanggung jawab Armada ke-7 Angkatan Laut AS—yang meliputi Pasifik barat dan Samudra Hindia.

Kapten Angkatan Laut AS Matt Scarlett, komandan Skuadron Perusak 7, mengatakan dalam siaran pers: "Merupakan suatu kehormatan untuk disambut oleh rakyat Kamboja di Pangkalan Angkatan Laut Ream. Kami selalu senang bekerja sama dengan mitra kami dan terus membangun Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka untuk semua negara."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-9 Beruntun usai Tentaranya Tewas Lagi Digempur Iran
Corong Iran Tantang...
Corong Iran Tantang AS Luncurkan Invasi Darat, Ungkap Rudal Bawah Tanah Teheran
1 Lagi Tentara AS Tewas...
1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Trump Tuduh Rusia Ikut...
Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!
Rekomendasi
Bea Cukai Papua Fasilitasi...
Bea Cukai Papua Fasilitasi dan Gerakkan Ekonomi Daerah, dari PSN hingga UMKM
IJTI: Menghormati Profesi...
IJTI: Menghormati Profesi Jurnalis Wujud Kepatuhan Hukum
Prabowo Pimpin Sidang...
Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Evaluasi Jelang 2 Tahun Pemerintahan
Berita Terkini
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved