Mampukah Iran Tenggelamkan Kapal Induk AS dengan Rudal Hipersonik Fattah-2? Ini Analisisnya

Senin, 26 Januari 2026 - 12:11 WIB
loading...
Mampukah Iran Tenggelamkan...
Rudal hipersonik Fatttah-2 berpotensi digunakan Iran untuk melawan kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln jika perang pecah. Foto/The Telegraph
A A A
TEHERAN - Kelompok Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dilaporkan sudah tiba di Timur Tengah sejak hari Minggu, yang dikhawatirkan akan terlibat dalam perang melawan Iran. Teheran tak gentar dan siap untuk perang habis-habisan jika benar-benar diserang.

Persiapan Iran tidak dengan tangan kosong. Mereka memiliki rudal hipersonik Fattah-2 yang berpotensi menenggelamkan kapal induk USS Abraham Lincoln jika teknologi dan senjata yang dibawa kapal tersebut gagal menghentikan laju misil Fattah-2.

Rudal Fattah-2, yang menggunakan Kendaraan Luncur Hipersonik (Hypersonic Glide Vehicle/HGV), menjadi inti dari kekuatan misil negara Islam tersebut.

Baca Juga: Kapal Induk Nuklir USS Abraham Lincoln Amerika Serikat Sudah di Dekat Iran, Awas Perang Pecah!

Tidak seperti rudal balistik tradisional yang terbang dalam busur tinggi yang dapat diprediksi, Fattah-2 terpisah dari pendorongnya dan meluncur di sepanjang atmosfer atas dengan kecepatan melebihi Mach 13.

Fitur utamanya adalah kemampuan manuvernya—ia dapat mengubah arah di tengah penerbangan, sehingga sangat sulit bagi algoritma pencegat Angkatan Laut AS untuk memprediksi di mana ia akan berada lima detik dari sekarang, membuat perhitungan pertahanan lama menjadi usang.

Tantangan utama bagi radar kapal induk USS Abraham Lincoln adalah fisika penerbangan hipersonik. Melaju dengan kecepatan Mach 13 menciptakan gesekan yang sangat besar sehingga rudal Fattah-2 terbungkus dalam selubung plasma yang sangat panas.

Plasma tersebut menyerap gelombang radio, berpotensi menciptakan "titik buta" bagi sensor radar kapal Abraham Lincoln selama fase penerbangan tertentu. Meskipun tidak benar-benar tak terlihat, efek ini menunda deteksi, mengurangi waktu reaksi sistem pertahanan kapal induk tersebut dari menit menjadi hanya beberapa detik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Nadiem Makarim Menangis...
Nadiem Makarim Menangis hingga Beri Tanda Tangan ke Mitra Go Jek saat Tiba di PN Tipikor
Berita Terkini
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved