Serangan 11 September, Pengadilan AS Panggil Pangeran Arab Saudi

Sabtu, 12 September 2020 - 20:50 WIB
loading...
A A A
Salah satunya adalah Fahd al-Thamiri, seorang pejabat urusan Islam Saudi, yang merupakan imam di masjid Raja Fahd di Los Angeles dan bertemu dengan beberapa pelaku dalam serangan tersebut.(Baca juga: FBI Tak Sengaja Ungkap Nama Diplomat Saudi Terkait Serangan 9/11 )

Al-Jarrah, yang hingga tahun lalu bertugas di kedutaan Saudi di Maroko, termasuk di antara pejabat saat ini dan mantan pejabat yang namanya disebutkan dalam perintah pengadilan dan dipanggil oleh Hakim Federal Sarah Netbur untuk bersaksi.

Selain itu, secara signifikan, daftar tersebut mencakup pangeran dan tokoh penting lainnya yang masih bertugas di pemerintahan, termasuk Saleh bin Abdulaziz Al-Sheikh, yang merupakan menteri urusan Islam.

Hakim juga memerintahkan pertemuan Ahmed Bin Abdulaziz Qattan, seorang pemimpin lama tim Bandar, menyatakan bahwa dokumen pengadilan menunjukkan bahwa: “Ada kemungkinan bahwa dia memiliki pengetahuan langsung dan pada tingkat yang signifikan mengenai aktivitas al-Jarrah dan Fahd al-Thumairi yang sangat terkait dengan serangan 11/9, atau pengakuan atas perilaku masa lalu terkait dukungan yang diberikan kepada para pelaku serangan."(Baca juga: AS Gugat Pejabat Saudi dalam Serangan 9/11, tapi Nama Dirahasiakan )

Namun, setiap tantangan eksplisit terhadap keputusan pengadilan oleh Saudi, atau penolakan pertemuan tersebut, dapat memperburuk hubungan yang sudah tegang setelah pembunuhan jurnalis Saudi dari The Washington Post Jamal Khashoggi , pada tahun 2018. Badan intelijen AS, CIA, menyimpulkan bahwa pembunuhannya kemungkinan besar merupakan hasil perintah dari Putra Mahkota Mohammed bin Salman .
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
PM Jepang Takaichi:...
PM Jepang Takaichi: Akhirnya Saya Bisa Tidur 5 Jam, Nyetrika dan Jahit!
Rekomendasi
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved