Serangan 11 September, Pengadilan AS Panggil Pangeran Arab Saudi

Sabtu, 12 September 2020 - 20:50 WIB
loading...
Serangan 11 September,...
Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Seorang hakim pengadilan federal Amerika Serikat (AS) mengeluarkan perintah yang ditujukan kepada pemerintah Arab Saudi . Pengadilan membutuhkan akses ke 24 pejabat dan mantan pejabat Saudi untuk memberikan pernyataan tentang pengetahuan mereka terkait informasi yang relevan mengenai serangan 11 September 2001, menewaskan hampir 3.000 warga AS.

Orang yang paling dicari untuk hadir di pengadilan AS adalah Pangeran Bandar bin Sultan, mantan duta besar Arab Saudi untuk AS. Pangeran Bandar bin Sultan sangat dekat dengan lingkaran pengambilan keputusan di Washington, seperti dilaporkan Yahoo News.

"Pelaksanaan putusan tergantung pada kemauan pemerintah Saudi, yang memiliki pilihan untuk mengizinkan warganya bersaksi, terutama karena perintah yang dikeluarkan mencakup tokoh-tokoh berpangkat tinggi yang tidak lagi memegang posisi resmi dan karenanya tidak bisa dipaksa untuk bersaksi," tulis Yahoo yang disitir Middle East Monitor, Sabtu (12/9/2020).

Situs berita tersebut juga mencatat bahwa: “Kasus ini sangat berisiko, terutama bagi Pangeran Bandar bin Sultan, karena dia adalah anggota keluarga kerajaan Saudi yang telah memiliki hubungan dekat dengan pejabat senior pemerintah AS selama bertahun-tahun - sejauh ini bahwa ia disebut 'Bandar Bush' karena kedekatannya dengan keluarga mantan Presiden AS Bush. Selain itu, putrinya Putri Rima bin Bandar al-Saud saat ini adalah duta besar Saudi untuk Washington."

Keluarga korban 11 September segera menyambut perintah pengadilan dan menganggapnya sebagai langkah penting setelah upaya yang telah mereka lakukan selama bertahun-tahun untuk membuktikan bahwa beberapa pejabat Saudi terlibat dalam serangan tersebut, atau mengetahui bahwa kerajaan telah mendukung beberapa pelaku selama beberapa bulan sebelum serangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Negaranya Dihujani Rudal...
Negaranya Dihujani Rudal dan Drone, Kuwait Usir 2 Diplomat Iran
Rekomendasi
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Berita Terkini
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved