Fantastis! 5 Negara Ini Pernah Cetak Uang Kertas Bernominal 1 Juta hingga 100 Triliun

Senin, 08 September 2025 - 12:13 WIB
loading...
A A A

4. Jerman

♦Uang Kertas Bernominal Terbesar: 100.000.000.000.000 (100 triliun) Deutsche Mark.

Jerman dulunya bernama Republik Weimar. Pada awal 1920-an, setelah kalah dalam Perang Dunia I, Jerman terbebani utang reparasi perang yang sangat besar.

Hiperinflasi ini menciptakan trauma mendalam dalam psikologi ekonomi bangsa Jerman, yang pada akhirnya menjadi salah satu alasan kuatnya kebijakan anti-inflasi Bank Sentral Eropa (ECB) di era modern.

Pada 1948–1990, Deutsche Mark (DM) dipakai di Jerman Barat, sementara Jerman Timur menggunakan mata uang Ostmark.

Pada 1990–2002, setelah reunifikasi Jerman, Deutsche Mark menjadi mata uang resmi seluruh Jerman.

Namun, sejak 1 Januari 2002, Jerman resmi beralih ke Euro bersama negara-negara Uni Eropa lainnya.

Uniknya meskipun sudah tidak berlaku, Deutsche Mark masih bisa ditukar ke Euro di Bundesbank (Bank Sentral Jerman) sampai hari ini, tanpa batas waktu.

5. Venezuela

♦Uang Kertas Bernominal Terbesar: 1.000.000 (1 juta) Bolívar

Di era kontemporer, Venezuela menjadi contoh nyata kegagalan ekonomi akibat ketergantungan pada minyak dan salah urus politik.

Pada Maret 2021, pemerintah meluncurkan pecahan 1 juta Bolívar, namun nilainya hanya sekitar USD0,5 di pasar internasional.

Uang Bolívar sempat kehilangan nilai drastis sehingga rakyat lebih memilih menggunakan dolar AS atau bahkan barter makanan.

Pemerintah Presiden Nicolás Maduro akhirnya melakukan redenominasi, memangkas enam nol dari mata uang pada Oktober 2021.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Presiden Nikaragua Daniel...
Presiden Nikaragua Daniel Ortega Hapus Pemilu di Negaranya, Ini Alasannya
Rekomendasi
Hari Anak Nasional 2026,...
Hari Anak Nasional 2026, Puspadaya Perkuat Sekolah Ramah Anak di Jakarta
Tak Hanya Rugi Rp3 Miliar,...
Tak Hanya Rugi Rp3 Miliar, Amanda Manopo Ngaku Diguna-guna oleh Mantan Karyawannya
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Infografis
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved