Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:42 WIB
loading...
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Sebanyak 288.000 warga Jerman memilih tinggalkan negaranya untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Foto/X
A A A
BERLIN - Dalam setahun, lebih dari 288.000 warga Jerman telah pindah ke luar negeri. Sebuah survei baru-baru ini menunjukkan banyak profesional berketerampilan tinggi mengincar kepindahan – dan sebagian besar tidak berharap untuk segera kembali.

Sebuah survei baru-baru ini yang ditugaskan oleh platform pekerjaan Indeed menunjukkan bahwa tren ini terus berlanjut: sejak tahun 2020, jumlah pencarian untuk tawaran pekerjaan internasional telah meningkat lebih dari dua kali lipat.

Rencana untuk pindah ke luar negeri sangat umum di kalangan mereka yang berpenghasilan tinggi.

Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya

1. Persaingan di Taraf Internasional

Lebih dari satu dari dua responden dengan pendapatan bersih rumah tangga minimal 6.000 euro (54 persen) mengatakan bahwa dalam dua belas bulan terakhir mereka telah melamar pekerjaan di luar negeri atau menjajaki pasar tenaga kerja internasional.

Dua pertiga responden mengatakan mereka umumnya mempertimbangkan untuk mengambil pekerjaan di luar negeri. Sekitar 30 persen telah aktif mencari posisi atau mengirimkan lamaran.

Dari mereka yang tertarik untuk pergi ke luar negeri, 77 persen ingin tinggal di luar Jerman selama beberapa tahun atau bahkan secara permanen.

Menurut Indeed, banyak calon emigran mencari pekerjaan kantoran klasik, misalnya di bidang pemasaran. Pekerjaan di bidang teknologi, perhotelan, dan logistik juga sangat diminati.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Prancis Kerahkan Pesawat...
Prancis Kerahkan Pesawat Bersenjata Nuklir ke Perbatasan Jerman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved