Melawan India Perkuat Popularitas Militer Pakistan di Dalam dan Luar Negeri

Sabtu, 17 Mei 2025 - 08:45 WIB
loading...
Melawan India Perkuat...
Panglima Militer Pakistan Jenderal Asim Munir (keempat dari kiri di baris pertama) melaksanakan salat Idulfitri bersama pasukan di distrik Waziristan Selatan dan Dera Ismail Khan pada 31 Maret 2025. Foto/militer Pakistan
A A A
NEW DELHI - Pakistan telah terperosok selama bertahun-tahun dalam krisis politik, ekonomi, dan keamanan yang saling tumpang tindih. Namun saat ini, Pakistan merasa seperti pemenang.

Pemerintahnya telah menyatakan kemenangan dalam bentrokan militer terbesar Pakistan dengan India dalam lebih dari 50 tahun.

Partai-partai politik dan warga Pakistan biasa telah menggelar unjuk rasa untuk merayakan kinerja angkatan bersenjata.

Di mata para analis, pertempuran empat hari itu hampir berakhir seri. Pakistan mengalami beberapa pukulan yang tidak dapat disembunyikannya.

Namun dengan mampu bertahan melawan tetangganya yang lebih kuat, Pakistan untuk saat ini telah menyingkirkan masalah-masalahnya yang mengerikan.

Kepercayaan publik yang baru, meskipun rapuh, terhadap negara dan militer, lembaga paling dominan di Pakistan, telah mulai muncul.

“Rasanya seperti kita telah memenangkan sesuatu. Kita bukan negara yang gagal,” ujar Hafeez Siddiqui, seorang akuntan bank di Karachi, kota terbesar di negara itu.

Dia menjelaskan, “Setidaknya militer membuktikan mereka masih mampu melakukan pekerjaan yang seharusnya mereka lakukan.”

Beberapa pekan lalu, sentimen publik sangat berbeda. Negara yang lelah itu khawatir perang dengan India hanya akan menambah masalah yang semakin besar.

Pakistan telah dilanda polarisasi politik sejak penggulingan Perdana Menteri Imran Khan pada tahun 2022 yang kebangkitan dan kejatuhannya diyakini didukung oleh para jenderal militer dan pemenjaraannya berikutnya.

Legitimasi pemerintah saat ini, yang mengambil alih kekuasaan tahun lalu setelah pemilihan umum yang secara luas dipandang dimanipulasi oleh militer, masih diperdebatkan.

Situasi ekonomi negara itu juga suram, dengan kenaikan harga bahan bakar, makanan, dan listrik yang semakin menekan masyarakat miskin dan kelas menengah, memperburuk ketidakpuasan publik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
7 Senjata yang Mengubah...
7 Senjata yang Mengubah Dunia pada Perang Dunia II, dari Supersonik hingga Bom Nuklir
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Harga Minyak Dunia Melonjak...
Harga Minyak Dunia Melonjak usai Iran Serang Israel, Brent Tembus 95 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved