2024 Jadi Tahun Terburuk bagi Warga Gaza, Akankah 2025 Lebih Baik?

Jum'at, 03 Januari 2025 - 05:35 WIB
loading...
A A A
Selain bantuan lebih dari $20 miliar yang diberikan kepada Israel sejak perang dimulai, AS telah menggagalkan upaya diplomatik di dalam PBB untuk mengakhiri perang, termasuk menekan laporan terkini tentang potensi kelaparan yang sedang berlangsung di Gaza utara.

Pada bulan Januari, Mahkamah Internasional memerintahkan Israel untuk melakukan segala hal yang dapat dilakukannya guna mencegah tindakan apa pun yang dapat dianggap sebagai genosida. Meskipun demikian, organisasi hak asasi manusia yang berbasis di Palestina dan internasional, termasuk Amnesty, telah menyimpulkan bahwa Israel telah secara aktif memulai kampanye genosida di Jalur Gaza.

Tindakan internasional serupa juga telah diambil terhadap Hamas dan pimpinan Israel. Pada bulan November, Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant, serta pemimpin Hamas Mohammed Deif.

Israel mengklaim telah membunuh Deif pada bulan Juli. Netanyahu dan Gallant masih dicari atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Pada bulan Oktober, Israel menentang tekanan internasional dan memilih untuk melarang Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (UNRWA), yang secara luas diakui sebagai salah satu jalur kehidupan utama Gaza. Ketika larangan tersebut mulai berlaku pada akhir Januari tahun depan, Gaza akan kehilangan lembaga bantuan utamanya dan dengan itu, sebagian besar jaringan yang mendistribusikan makanan, obat-obatan, dan infrastruktur yang dibutuhkan untuk mempertahankan hidup akan hilang.

Pada bulan Desember, Majelis Umum PBB memberikan suara mayoritas agar pekerjaan UNRWA dilanjutkan dan, untuk ketiga kalinya, gencatan senjata segera dicapai. Meskipun demikian, serangan Israel terhadap Gaza terus berlanjut dan masa depan lembaga tersebut masih belum pasti.

Warga Palestina di Gaza seperti Abu Nida hanya berharap perang akan segera berakhir tahun depan.

"Ini adalah tahun terburuk dalam hidup saya," kata Abu Nida.

"Tidak seorang pun di dunia ini yang pernah hidup melalui hari-hari yang kita jalani saat ini," katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Berita Terkini
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Infografis
Penyintas Bom Atom Tangisi...
Penyintas Bom Atom Tangisi Nobel, Anggap Warga Gaza Lebih Layak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved