2024 Jadi Tahun Terburuk bagi Warga Gaza, Akankah 2025 Lebih Baik?

Jum'at, 03 Januari 2025 - 05:35 WIB
loading...
2024 Jadi Tahun Terburuk...
2024 menjadi tahun terburuk bagi warga Gaza. Foto/X/@7MohammedKhaled
A A A
GAZA - Warga Palestina di Gaza memasuki tahun baru dengan keadaan tak berdaya dan terkepung seperti tahun lalu.

Perang Israel di daerah kantong itu berlanjut hingga tahun 2024, menewaskan 23.842 orang dan melukai 51.925 orang selama tahun ini saja, sehingga jumlah korban tewas resmi yang mengerikan menjadi 46.376, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Israel telah menggunakan taktik pengepungan dan kelaparan, serta pemboman bumi hangus, yang menuai tuduhan bahwa Israel melakukan genosida, dari kelompok-kelompok hak asasi manusia dan badan-badan hukum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Semua terdokumentasikan penargetan sistematis Israel terhadap rumah sakit, tempat penampungan pengungsi, pekerja bantuan, jurnalis, dan apa yang disebut zona aman, yang seringkali jauh dari itu.

2024 Jadi Tahun Terburuk bagi Warga Gaza, Akankah 2025 Lebih Baik?

1. 2024 Jadi Tahun Penuh Kegelapan bagi Warga Gaza

Di Gaza utara, tentara Israel telah memberlakukan pengepungan penuh dan mencekik dalam upaya untuk membuat para pejuang kelaparan dan mengusir warga sipil, dalam apa yang disebut sebagai “pembersihan etnis”.

Taktik-taktik ini melanggar hukum internasional dan menciptakan kondisi untuk membunuh suatu bangsa “secara keseluruhan atau sebagian”, sesuai dengan definisi genosida dalam Konvensi Genosida PBB, kata kelompok-kelompok hak asasi manusia.

“Tahun lalu sangat gelap bagi kami. Bagaimana saya bisa menggambarkannya dengan cara lain? Ini lebih dari sekadar siksaan,” kata Eman Shaghnoubi, 52, dari Deir el-Balah di Gaza, dilansir Al Jazeera.

“Kami telah berpindah dari satu penghinaan ke penghinaan lainnya,” tambahnya, mengomentari pemindahan terus-menerus warga Palestina di daerah kantong itu.

2. Israel Menghancurkan Rumah Sakit

Israel telah membuat 34 rumah sakit di Gaza "tidak berfungsi" dan memaksa 80 pusat kesehatan ditutup sepenuhnya, menurut Kantor Media Pemerintah Gaza.

Dalam beberapa hari terakhir, pasukan Israel menyerbu satu-satunya rumah sakit besar yang tersisa di wilayah utara Gaza yang hancur, mengusir staf dan pasien sebelum membakar fasilitas medis tersebut.

Hujan deras saat ini mengguyur desa-desa tenda yang berdiri di tempat banyak kota di Gaza, dengan kematian akibat hipotermia meningkat sementara suhu beku terus menurun.

Shaghnoubi, yang memiliki enam anak laki-laki dan dua anak perempuan, mengatakan bahwa anak-anaknya berjuang untuk bertahan hidup dalam cuaca dingin dan bahwa tenda kecilnya tidak melindungi keluarga dari hujan lebat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Pemakaman Ali Khamenei...
Pemakaman Ali Khamenei Disesaki Jutaan Pelayat, 50 Ribu Orang Jalani Perawatan Medis
AS-Iran Saling Serang...
AS-Iran Saling Serang Lagi, Selat Hormuz Nyaris Lumpuh
Rekomendasi
MNC Sekuritas Sukses...
MNC Sekuritas Sukses Gelar Grand Final MotionTrade Billionaires Games 2026
Eks Sekjen MPR Maruf...
Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Kenakan Rompi Oranye usai Diperiksa KPK, Langsung Ditahan
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
Berita Terkini
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved