Dubes AS Tuding PBB Tidak Adil karena Terlalu Fokus Membela Israel

Sabtu, 14 September 2024 - 17:44 WIB
loading...
Dubes AS Tuding PBB...
Linda Thomas-Greenfield anggap PBB tidak adil karena terlalu fokus membela Israel. Foto/AP
A A A
WASHINGTON - Perwakilan tetap AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Linda Thomas-Greenfield, menuduh PBB "terlalu banyak fokus" pada Israel , yang telah menewaskan lebih dari 41.100 warga Palestina di Jalur Gaza sejak 7 Oktober. Dia mengatakan bahwa "ada terlalu banyak fokus pada Israel."

"Saya pikir kita punya masalah Israel di PBB. Dan ada fokus yang berlebihan pada Israel – bahkan sebelum Gaza – di PBB. Itu adalah sesuatu yang telah kita sampaikan secara berkala," kata Thomas-Greenfield dalam sebuah acara di Council on Foreign Relations, dilansir Anadolu.

"Tidak ada negara lain di dunia yang mengadakan pertemuan bulanan mengenai agenda Dewan (Keamanan) yang sudah berlangsung puluhan tahun," kata utusan AS itu, yang menggambarkan "fokus yang tidak adil pada Israel di PBB" sebagai "bermasalah."

Ketika ditanya tentang pengakuan negara Palestina, Thomas-Greenfield memberikan tanggapan mengelak saat ia mengklaim bahwa "suatu negara memiliki tanggung jawab tertentu terhadap rakyatnya, dan saya tidak percaya Palestina, sebagaimana yang ada saat ini, memiliki semua elemen untuk memberinya status kenegaraan."

Baca Juga: Anggota DPR Israel: Tentara Zionis Berbohong tentang Kemenangan atas Hamas

Ia juga secara blak-blakan menanggapi pertanyaan tentang surat perintah penangkapan yang dikeluarkan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu oleh Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) Karim Khan, dan berkata: "Kami telah menjelaskan bahwa kami punya masalah dengan putusan pengadilan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved