Apa Arti Anti-Semit yang Selalu Ditudingkan pada Pendukung Palestina?

Rabu, 21 Agustus 2024 - 13:01 WIB
loading...
A A A
Pada tanggal 20 dan 21 Juni 2023, Perserikatan Bangsa-Bangsa menyampaikan rencana aksinya untuk memantau anti-Semitisme dan meningkatkan respons di seluruh sistem.

Disebut merujuk pada definisi IHRA, terutama setelah Wakil Sekretaris Jenderal PBB Miguel Moratinos mengatakan, “Rencana kami mirip dengan strategi Eropa.”

Namun pada Oktober 2022, pelapor khusus PBB tentang rasisme merilis laporan yang mengkritik tajam definisi tersebut.

“Justru status ‘hukum lunak’ dari definisi kerja itulah yang secara efektif membantu melemahkan hak-hak tertentu yang hidup berdampingan, tanpa menawarkan solusi atau cara apa pun untuk menantang pelanggaran tersebut secara hukum,” tegas E Tendayi Achiume saat itu.

April tahun lalu, 60 organisasi hak asasi manusia mendesak PBB dalam satu surat untuk tidak mengadopsi definisi IHRA.

“Definisi IHRA sering digunakan untuk secara keliru melabeli kritik terhadap Israel sebagai anti-Semit, dan dengan demikian meredam dan terkadang menekan protes, aktivisme, dan ujaran tanpa kekerasan yang mengkritik Israel dan/atau Zionisme, termasuk di AS dan Eropa,” papar surat itu.

Pada November 2022, lebih dari 100 akademisi, termasuk akademisi Yahudi terkemuka di universitas-universitas Israel, Eropa, Inggris, dan Amerika Serikat juga memperingatkan PBB dalam surat agar tidak mengadopsi definisi anti-Semitisme yang “memecah belah” tersebut.

“Yang kami tolak dan peringatkan dengan keras adalah bahwa PBB akan membahayakan perjuangan penting ini dan merusak misi universalnya untuk memajukan hak asasi manusia dengan mendukung definisi yang dipolitisasi yang dimanfaatkan untuk menghalangi kebebasan berbicara dan melindungi pemerintah Israel dari akuntabilitas atas tindakannya,” tegas surat mereka.

Fassina dari ELSC memperingatkan konsekuensi serius yang akan diderita jika PBB terus mengadopsi definisi IHRA.

“IHRA akan menjadi lebih berwenang di tingkat global dan dapat berdampak negatif terhadap pembela hak asasi manusia di seluruh dunia,” ungkap dia.

“Hal ini mungkin berdampak pada pekerjaan dan hak-hak dasar staf PBB sendiri,” pungkas dia.

Baca juga: Pejabat Katolik AS: Penjualan Gereja Bersejarah kepada Umat Islam Bukan Masalah Besar
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Detik-Detik Pesawat...
Detik-Detik Pesawat Ringan Tabrak Gedung 108 Lantai di China, Jendela Bolong Picu Kebakaran
Rekomendasi
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Berita Terkini
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Infografis
8 Tanda Orang yang Mendapatkan...
8 Tanda Orang yang Mendapatkan Lailatul Qadar, Apa Saja?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved