Apa Arti Anti-Semit yang Selalu Ditudingkan pada Pendukung Palestina?

Rabu, 21 Agustus 2024 - 13:01 WIB
loading...
Apa Arti Anti-Semit...
Ribuan orang berunjuk rasa mendukung Palestina di Amerika Serikat. Foto/AP
A A A
BERLIN - Label anti-semit sering ditudingkan pada para pendukung Palestina yang mengkritik kebrutalan genosida oleh Israel di Jalur Gaza.

Penyematan label anti-semit itu dianggap sebagai cara yang digunakan para pendukung Zionis untuk menolak kritik dunia yang diarahkan para rezim kolonial Israel tersebut.

Tak hanya itu, pengadopsian definisi anti-Semitisme oleh Aliansi Peringatan Holocaust Internasional (IHRA) oleh Uni Eropa telah menyebabkan pembatasan yang meluas terhadap hak berkumpul dan kebebasan berekspresi, menurut penelitian dari kelompok hak asasi manusia.

Laporan Pusat Dukungan Hukum Eropa (ELSC) yang berjudul Menekan Advokasi Hak-Hak Palestina melalui Definisi Kerja Anti-Semitisme IHRA, yang diterbitkan pada Juni 2023, menjelaskan bagaimana definisi tersebut secara keliru telah mencampuradukkan anti-Semitisme dengan kritik terhadap Israel.

Diterbitkan pada tahun 2016, IHRA mendefinisikan anti-Semitisme sebagai "persepsi tertentu tentang orang Yahudi, yang dapat diungkapkan sebagai kebencian terhadap orang Yahudi. Manifestasi retoris dan fisik dari anti-Semitisme diarahkan kepada individu Yahudi atau non-Yahudi dan/atau harta benda mereka, terhadap lembaga masyarakat Yahudi dan fasilitas keagamaan."

Namun, laporan ELSC mengatakan, definisi tersebut telah diadopsi dan diterapkan dengan cara yang membungkam kritik terhadap kebijakan dan praktik pemerintah Israel sekaligus mendorong dan memvalidasi penindasan terhadap advokasi hak-hak Palestina.

“Ada dampak mengerikan yang parah pada kebebasan berbicara dan advokasi hak asasi manusia ketika menyangkut hak-hak Palestina dan pidato politik mengenai Israel karena penerapan definisi tersebut,” ungkap ELSC.

"Sudah saatnya bagi Komisi Eropa untuk mengakui dan menanggapi bahwa kebijakan yang telah dipromosikan dan diterapkan berdasarkan definisi IHRA, baik di tingkat UE maupun negara anggota, sangat merugikan hak-hak fundamental dan mendorong rasisme anti-Palestina," tegas Direktur ELSC Giovanni Fassina saat itu.

Dalam pernyataan kepada Al Jazeera, Fassina menjelaskan definisi IHRA telah dijadikan senjata untuk membungkam para pengkritik pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan Israel.

Akibatnya, individu dan kelompok yang mencakup para pendukung Yahudi untuk hak-hak Palestina telah menghadapi tuduhan anti-Semitisme dan proses disipliner.

Mereka juga telah menjadi sasaran kampanye fitnah, dipecat dari pekerjaan mereka, atau menghadapi pukulan terhadap karier dan reputasi profesional mereka.

“Fakta bahwa UE dan pemerintah serta lembaga lain di Eropa, termasuk di Inggris, telah mendukung definisi tersebut, memberinya legitimasi dan kekuatan hukum lunak yang sangat merugikan advokasi hak-hak Palestina,” papar Fassina.

Dia menjelaskan, “Lebih jauh, pelembagaan definisi IHRA bertentangan dengan komitmen negara-negara dan lembaga-lembaga ini untuk melindungi hak-hak fundamental. Inilah sebabnya kami mendesak mereka mengakui kerugian yang ditimbulkan oleh definisi tersebut dan menghentikan dukungan dan penerapan definisi IHRA.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
MUI Tegaskan Dukung...
MUI Tegaskan Dukung Kemerdekaan Palestina: Kita Menolak Terhadap Genosida dan Islamophobia
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Iran Ngadu ke Rusia:...
Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!
Rekomendasi
Wujud Menambang dengan...
Wujud Menambang dengan Hati, NHM Peduli Konsisten Layani Ratusan Warga melalui Ambulans Gratis
Bukan Kisah Vampir Biasa,...
Bukan Kisah Vampir Biasa, Microdrama V+Short Married to Vampire Tawarkan Cerita yang Fresh
Selama Perang dengan...
Selama Perang dengan AS, Penjualan Minyak Iran Tembus Rp323 Triliun
Berita Terkini
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Kolombia Gempar, Wanita...
Kolombia Gempar, Wanita Hamil 8 Bulan Dibunuh dan Si Bayi Diculik dari Rahimnya
Indonesia Cs Serukan...
Indonesia Cs Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Bodoh dan Tolol!
Infografis
8 Tanda Orang yang Mendapatkan...
8 Tanda Orang yang Mendapatkan Lailatul Qadar, Apa Saja?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved