Kolombia Gempar, Wanita Hamil 8 Bulan Dibunuh dan Si Bayi Diculik dari Rahimnya
Senin, 27 Juli 2026 - 13:01 WIB
loading...
Maria Camila Potosi (21) wanita hamil 8 bulan yang dibunuh di Kolombia. Bayinya yang belum lahir diambil dari rahimnya dibawa kabur oleh penculik. Foto/Facebook/unbuenpolombiano/La Favorita Stereo
A
A
A
CALI - Sebuah kasus pembunuhan terhadap seorang wanita muda yang sedang hamil delapan bulan telah mengejutkan publik Kolombia. Korban ditemukan tewas akibat ditikam dan bayinya diambil dari rahimnya.
Korban, yang bernama Maria Camila Potosi (21), ditemukan tewas akibat ditikam pada Senin pekan lalu di sebuah lokasi yang berjarak sekitar enam kilometer dari rumahnya di Cali.
Baca Juga: Wanita Hamil Tua di India Diduga Diperkosa Beramai-ramai lalu Dibakar Hidup-hidup
Potosi terakhir terlihat membonceng sepeda motor di Polvorines, sebuah kota di barat daya kota Cali, pertengahan pekan lalu. Potosi semestinya akan menjadi ibu untuk pertama kalinya.
Polisi Metropolitan Cali menemukan tubuhnya tertutup beberapa selimut dan dengan beberapa luka tusukan.
Para detektif percaya bahwa lebih dari empat orang mungkin terlibat dalam penculikan dan pembunuhannya.
Pemerintah Kota Cali menawarkan hadiah USD62.000 (Rp1,1 miliar) untuk informasi yang membantu penyelidikan dan penangkapan mereka yang terlibat.
Wali Kota Alejandro Eder mengatakan bahwa pihak berwenang juga ingin menentukan lokasi bayi perempuan tersebut, yang telah diberi nama Alahia.
Korban, yang bernama Maria Camila Potosi (21), ditemukan tewas akibat ditikam pada Senin pekan lalu di sebuah lokasi yang berjarak sekitar enam kilometer dari rumahnya di Cali.
Baca Juga: Wanita Hamil Tua di India Diduga Diperkosa Beramai-ramai lalu Dibakar Hidup-hidup
Potosi terakhir terlihat membonceng sepeda motor di Polvorines, sebuah kota di barat daya kota Cali, pertengahan pekan lalu. Potosi semestinya akan menjadi ibu untuk pertama kalinya.
Polisi Metropolitan Cali menemukan tubuhnya tertutup beberapa selimut dan dengan beberapa luka tusukan.
Para detektif percaya bahwa lebih dari empat orang mungkin terlibat dalam penculikan dan pembunuhannya.
Pemerintah Kota Cali menawarkan hadiah USD62.000 (Rp1,1 miliar) untuk informasi yang membantu penyelidikan dan penangkapan mereka yang terlibat.
Wali Kota Alejandro Eder mengatakan bahwa pihak berwenang juga ingin menentukan lokasi bayi perempuan tersebut, yang telah diberi nama Alahia.
Lihat Juga :