Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:11 WIB
loading...
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS menilai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, lebih tertarik mengembangkan senjata nuklir daripada ayahnya; almarhum Ayatollah Ali Khamenei. Foto/Tasnim News Agency
A A A
TEHERAN - Intelijen Amerika Serikat (AS) menilai bahwa Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, jauh lebih tertarik untuk mengembangkan senjata nuklir daripada ayahnya, almarhum Ayatollah Ali Khamenei.

Laporan intelijen tersebut diungkap The New York Times, mengutip para pejabat yang telah diberi pengarahan tentang masalah ini. Mereka mengatakan bahwa berdasarkan percakapan yang disadap dan informasi yang dikumpulkan sebelum perang saat ini, Mojtaba dianggap kurang ragu-ragu daripada pendahulunya, Ali Khamenei, tentang pembangunan senjata nuklir. Ali Khamenei tewas akibat serangan AS-Israel pada hari pertama agresi terhadap Iran 28 Februari.

Baca Juga: AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan

Laporan The New York Times mencatat bahwa penilaian intelijen AS ini tidak didasarkan pada informasi baru yang dikumpulkan sejak awal perang, atau sejak naiknya Mojtaba sebagai pemimpin, tetapi pada informasi yang telah dikumpulkan sebelumnya.

Meskipun badan intelijen Barat menolak pernyataan Iran bahwa mereka tidak pernah berupaya mengembangkan senjata nuklir, dan Israel berpendapat bahwa Teheran telah mengambil langkah-langkah menuju persenjataan dalam beberapa tahun terakhir, Ali Khamenei secara luas diyakini setidaknya bersikap ambivalen dalam mengejar masalah tersebut.

Namun, laporan intelijen Amerika menilai bahwa mereka yang berada di dalam rezim yang menginginkan bom nuklir kini telah melihat posisi mereka semakin kuat, karena mereka berpendapat bahwa senjata tersebut diperlukan untuk melindungi Republik Islam dari serangan di masa depan.

Awal pekan ini, The Wall Street Journal, mengutip pejabat AS dan Israel, melaporkan bahwa intelijen Israel menilai Iran telah memindahkan ribuan sentrifugal nuklir ke sebuah lokasi di daerah Natanz yang dikenal sebagai Pickaxe Mountain (Gunung Pickaxe), menguburnya jauh di bawah tanah dan membuatnya lebih sulit untuk ditargetkan dalam serangan udara. Tidak jelas dari mana sentrifugal yang diperingatkan Israel itu berasal, kata laporan itu, mencatat bahwa sentrifugal tersebut mungkin telah dibawa dari situs nuklir Iran lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Bocor Surat Gianni Infantino...
Bocor Surat Gianni Infantino untuk Argentina usai Final Piala Dunia 2026, Isinya Bikin Heboh
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Berita Terkini
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved