AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:01 WIB
loading...
AS: Turki Belum Memenuhi...
Amerika Serikat menyatakan Turki belum memenuhi syarat untuk memiliki jet tempur siluman F-35. Foto/US Air Force/Senior Airman Ashley Talley
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa Turki sampai saat ini belum memenuhi syarat yang diperlukan untuk membeli jet tempur siluman F-35 dari Amerika. Keberatan Washington masih terkait kepemilikan Ankara atas sistem pertahanan udara S-400 yang dibeli dari Rusia.

Departemen Luar Negeri AS mengungkapkan hal tersebut dalam surat yang dikirimkannya kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Republik, Wesley Bell.

Baca Juga: Perang Iran Makin Memanas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah

Bell telah menghubungi Gedung Putih untuk menanyakan masalah ini setelah Presiden Donald Trump mengindikasikan dalam pertemuan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bahwa dia cenderung mendukung penjualan F-35 ke Ankara yang telah lama tertunda.

Turki bergabung dengan program multinasional untuk membeli jet tempur F-35 dari Amerika Serikat, tetapi dikeluarkan dari program tersebut pada tahun 2020 karena nekat membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia.

Pembelian S-400 tersebut memicu sanksi AS terhadap Turki berdasarkan undang-undang yang bernama Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA). Meskipun Trump mengumumkan dalam pertemuannya dengan Erdogan pada 7 Juli bahwa dia akan mencabut sanksi tersebut, surat Departemen Luar Negeri menunjukkan bahwa hal ini belum terjadi.

“Kebijakan kami mengenai pembelian F-35 oleh Turki tetap tidak berubah dan sepenuhnya konsisten dengan Pasal 231 dari CAATSA dan Pasal 1245 dari Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional Tahun Anggaran 2020 (FY 2020 NDAA),” demikian isi surat yang ditujukan kepada Bell.

“Ini termasuk menyelesaikan masalah S-400 dengan Turki tidak lagi memiliki sistem atau peralatan terkait, memberikan jaminan terhadap akuisisi di masa mendatang, dan memenuhi persyaratan sertifikasi hukum lainnya,” lanjut surat tersebut, seperti dikutip dari Times of Israel, Minggu (26/7/2026).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Negara NATO Tembak Jatuh...
Negara NATO Tembak Jatuh Drone dengan Jet Tempur F-16, Protes Keras Rusia
AS Pertimbangkan Operasi...
AS Pertimbangkan Operasi Paling Canggih untuk Curi Stok Uranium Iran, Libatkan Ribuan Tentara
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Wow, Jepang Akan Uji...
Wow, Jepang Akan Uji Coba Penambangan Mineral Tanah Jarang 6 Km di Bawah Laut
Rekomendasi
Konsep Waktu dalam Islam...
Konsep Waktu dalam Islam : Amanah Allah yang Wajib Dijaga dan Dipertanggungjawabkan
Kasus Dugaan TPPU Eks...
Kasus Dugaan TPPU Eks Jampidsus Harus Diusut hingga ke Akar-akarnya
MUI Tegaskan Dukung...
MUI Tegaskan Dukung Kemerdekaan Palestina: Kita Menolak Terhadap Genosida dan Islamophobia
Berita Terkini
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
Negara NATO Tembak Jatuh...
Negara NATO Tembak Jatuh Drone dengan Jet Tempur F-16, Protes Keras Rusia
Pengemudi Mobil yang...
Pengemudi Mobil yang Tabraki Pawai LGBTQ Berlin Ditembak Mati, Namanya Abdul Ballout
AS Pertimbangkan Operasi...
AS Pertimbangkan Operasi Paling Canggih untuk Curi Stok Uranium Iran, Libatkan Ribuan Tentara
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved