Israel Kobarkan Perang Sonik di Lebanon, Berikut 5 Dampaknya

Senin, 12 Agustus 2024 - 10:10 WIB
loading...
A A A
Abu Hamdan mengatakan bahwa sejak perang Hizbullah-Israel tahun 2006, yang berlangsung selama 34 hari dan menewaskan 1.100 warga negara Lebanon dan 165 warga Israel, Israel secara rutin melanggar wilayah udara Lebanon dengan jet tempurnya untuk menakut-nakuti warga sipil.

“Sejak gencatan senjata tahun 2006, telah terjadi lebih dari 22.000 pelanggaran udara Israel di Lebanon. Pada tahun 2020 saja, ada lebih dari 2.000 [pelanggaran udara] tanpa tanggapan dari Hizbullah," kata Abu Hamdan kepada Al Jazeera.

3. Israel Ingin Menjadikan Lebanon Seperti Gaza

Abu Hamdan yakin bahwa, sejak Oktober lalu, Israel juga telah menggunakan ledakan sonik sebagai "pengingat akustik bahwa [Israel] dapat mengubah Lebanon menjadi Gaza kapan saja".

Ia mengatakan meningkatnya penggunaan ledakan sonik oleh Israel mencerminkan eskalasi konflik dengan Hizbullah selama beberapa bulan terakhir.

"Ada eskalasi dan kami melihat eskalasi itu dalam suara. Fase berikutnya dari eskalasi itu, tentu saja, adalah penghancuran material," kata Abu Hamdan.

Warga Beirut Rana Farhat, 28 tahun, mengatakan taktik menakut-nakuti Israel menghasilkan efek yang diinginkan. Dia mendengar ledakan sonik pada tanggal 6 Agustus saat makan malam bersama keluarganya di sebuah restoran di sebuah kota di utara Beirut.

Mereka terkejut ketika mendengar suara ledakan, tetapi orang tuanya mencoba meyakinkan dia dan saudara-saudaranya bahwa Beirut tidak sedang diserang. Semua orang segera memeriksa ponsel mereka untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi.

“Kami semua memeriksa berita untuk melihat apakah itu ledakan atau bukan,” kata Farhat, 28 tahun, sambil menghisap shisha di sebuah kafe di Beirut pada Kamis malam. “Ada anak-anak kecil di restoran itu dan mereka jelas ketakutan. Mereka tidak mengerti apa arti suara-suara seperti itu.”

Baca Juga: 4 Negara Arab yang Marah dengan Serangan Bom Israel kepada Jamaah Salat Subuh di Sekolah Gaza

4. Menimbulkan Trauma yang Berulang

Deru jet tempur dan suara-suara seperti ledakan lainnya dapat menimbulkan trauma kembali pada populasi yang telah selamat dari ledakan dan perang sebelumnya, kata Abu Hamdan.

Dalam jangka panjang, suara jet dan ledakan yang berulang bahkan dapat meningkatkan risiko stroke dan menguras simpanan kalsium di jantung, menurut penelitian medis yang dikutipnya.

“Begitu Anda terpapar suara [jet atau ledakan] yang telah menimbulkan ketakutan seperti yang terjadi di negara ini, maka kapan pun Anda mendengarnya – bahkan dengan pelan – itu akan menimbulkan respons stres yang sama [pada seseorang],” jelas Abu Hamdan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
Di Seminar JARI, Para...
Di Seminar JARI, Para Pakar Kritisi Konstitusi untuk Kemajuan Bangsa
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Berita Terkini
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved