Rusia Sukses Tebar Pengaruh di Asia, Berikut 7 Faktanya

Jum'at, 03 Januari 2025 - 02:45 WIB
loading...
Rusia Sukses Tebar Pengaruh...
Rusia sukses menebar pengaruh di Asia. Foto/X/@ColtonBlakeX
A A A
MOSKOW - Tahun 2024 merupakan tahun yang sangat sukses bagi strategi kebijakan luar negeri Rusia yang disebut 'Beralih ke Timur'. Tampaknya Rusia akhirnya sepenuhnya menyadari bahwa bergerak ke arah Asia menjanjikan keuntungan politik dan ekonomi yang nyata.

Selain itu, para pengusaha, pejabat, ilmuwan, dan tokoh budaya Rusia telah menguasai seluk-beluk bekerja dengan rekan-rekan dari Asia sejak tirai besi baru muncul di perbatasan barat Rusia tiga tahun lalu, dan kini jauh lebih mampu menavigasi lingkungan kerja yang sebelumnya relatif baru bagi mereka.

Rusia Sukses Tebar Pengaruh di Asia, Berikut 7 Faktanya

1. Rusia Percaya Diri dengan BRICS

Pada tahun 2024, kebijakan luar negeri Rusia berhasil mencapai sejumlah terobosan signifikan di timur dan selatan. Hal ini kemudian memperkuat upayanya untuk membentuk Kemitraan Eurasia Raya, yang merupakan tugas utama diplomasi domestik dalam dekade ini.

Peran terpenting dalam hal ini dimainkan oleh KTT BRICS di Kazan, yang mempertemukan delegasi dari 36 negara, termasuk 22 kepala negara. Terlepas dari hasil praktis pertemuan puncak tersebut (yang dapat diperdebatkan), Rusia dengan percaya diri menunjukkan pengaruhnya yang semakin besar di belahan bumi selatan dan citranya sebagai salah satu pemimpin mayoritas global.

"Pertemuan puncak Kazan merupakan acara terbesar dalam hal jumlah kepala negara dalam sejarah negara tersebut, dan pesan utamanya ditujukan terutama kepada Barat, yang upayanya untuk mengisolasi Rusia di panggung dunia jelas telah gagal," kata Kirill Babaev, direktur Institut Tiongkok dan Asia Modern dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia,dilansir RT.

2. Mengandalkan Kekuatan Non-Barat

Upaya Rusia untuk mengembangkan BRICS menjadi kekuatan non-Barat utama dunia telah sepenuhnya dibenarkan.

"Mengingat bahwa Presiden AS yang baru Donald Trump telah mengancam BRICS dengan tarif 100% jika blok tersebut memperkenalkan mata uangnya sendiri, jelas bahwa Amerika Serikat telah mulai melihat BRICS sebagai saingan utama," jelas Babaev.

3. Mampu Menyakinkan India

Pada tingkat bilateral, Rusia telah berhasil mencapai keberhasilan yang signifikan dengan India, yang Perdana Menterinya Narendra Modi melakukan perjalanan ke Moskow pada bulan Juli untuk kunjungan yang juga sangat demonstratif bagi Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Trump: Uranium Iran...
Trump: Uranium Iran Akan Dimusnahkan
Rekomendasi
Juan Persia Vanesya...
Juan Persia Vanesya Siapkan Mental dan Bahasa Inggris untuk Audisi Miss Indonesia 2026
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
DBL Gandeng Partner...
DBL Gandeng Partner Anyar untuk Dorong Pengembangan Talenta Muda Indonesia
Berita Terkini
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved