FBI Pimpin Investigasi Penembakan Donald Trump, Motif Belum Diungkap

Minggu, 14 Juli 2024 - 12:31 WIB
loading...
FBI Pimpin Investigasi...
Petugas penegak hukum di lokasi kampanye untuk kandidat presiden dari Partai Republik mantan Presiden Donald Trump usai penembakan. Foto/Dok AP, Evan Vucci.
A A A
WASHINGTON - FBI mengatakan akan menjadi lembaga penegak hukum utama yang menyelidiki percobaan pembunuhan terhadap mantan Presiden, Donald Trump . Biro tersebut juga menerangkan, bakal bekerja sama dengan Secret Service dan penegak hukum lokal dan negara bagian.

Sementara Jaksa Agung Merrick Garland mengatakan ATF, kantor pengacara AS di Distrik Barat Pennsylvania dan divisi keamanan nasional Departemen Kehakiman juga sedang menyelidiki. Seperti diketahui Donald Trump menjadi korban penembakan ketika kampanye untuk pemilihan presiden (pilpres) AS di Pennsylvania pada hari Sabtu waktu Amerika.

Baca Juga: 1 Penonton Tewas dan 2 Terluka Saat Donald Trump Ditembak

Ketua DPR Mike Johnson menegaskan, bakal melakukan penyelidikan menyeluruh atas insiden penembakan Trump tersebut. Petinggi Partai Republik itu mengatakan, DPR akan melakukan penyelidikan penuh atas serangan itu, dengan mengatakan, "Rakyat Amerika berhak mengetahui kebenaran."

"Kami akan meminta Direktur Secret Service Kimberly Cheatle dan pejabat terkait lainnya dari DHS dan FBI untuk sidang di hadapan komite kami secepatnya," kata Johnson.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Berita Terkini
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved