Jumlah Anggota Parlemen Muslim di Inggris Meningkat Tajam

Rabu, 10 Juli 2024 - 17:25 WIB
loading...
Jumlah Anggota Parlemen...
Jumlah anggota parlemen Muslim di Inggris mengalami peningkatan tajam. Foto/AP
A A A
LONDON - Rekor jumlah umat Islam yang terpilih menjadi anggota parlemen Inggris meskipun Islamofobia meningkat

Sebuah rekor jumlah umat Islam yang memenangkan kursi dalam pemilihan parlemen Inggris meskipun Islamofobia meningkat.

Menurut Muslim Network, sebanyak 25 warga muslim memecahkan rekor, naik dari 19 pada tahun 2019, terpilih menjadi anggota House of Commons, majelis rendah parlemen.

Di antara mereka yang terpilih, 18 orang berasal dari Partai Buruh, empat orang dari independen, dua orang dari Partai Konservatif, dan satu orang dari Partai Demokrat Liberal.

Media tersebut menyoroti bahwa dukungan pemilih Muslim terhadap Gaza secara signifikan mempengaruhi pemilu tersebut, dengan lima kandidat independen, termasuk empat Muslim, memenangkan kursi.

Mengingat terdapat 3,4 juta warga Muslim yang tinggal di negara tersebut, maka pemilu tersebut menandai tonggak penting dalam lanskap politik Inggris, yang mencerminkan meningkatnya keberagaman dan dampak komunitas Muslim terhadap politik Inggris.

Sementara itu, di seluruh ibukota Inggris, reaksi terhadap kemenangan Partai Buruh dalam pemilu berkisar dari skeptisisme dan kekecewaan hingga optimisme yang hati-hati, terutama terhadap sikap pemerintah baru terhadap perang Israel di Gaza dan perjuangan Palestina.

“Sejujurnya, saya tidak yakin pemerintahan Partai Buruh akan berbeda dari pemerintahan Konservatif, tapi hal ini masih harus dilihat,” Lisa, seorang warga London, mengatakan kepada Anadolu.

“Saya tahu ada anggota parlemen dari Partai Buruh yang mendukung perjuangan Palestina. Saya hanya berharap akan ada perubahan, akan ada perubahan positif, dan gencatan senjata.”

Salah satu percakapan pertama Perdana Menteri Keir Starmer adalah dengan rekannya dari Israel Benjamin Netanyahu, yang ia gunakan untuk menekankan “kebutuhan yang jelas dan mendesak akan gencatan senjata, kembalinya sandera dan peningkatan segera dalam jumlah bantuan kemanusiaan yang menjangkau warga sipil. ” menurut kantornya.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
AS Bimbang, Ini 3 Negara...
AS Bimbang, Ini 3 Negara NATO yang Masih Menghalangi Kemenangan Rusia di Ukraina
2 Negara Anggota NATO...
2 Negara Anggota NATO Akan Kerahkan Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
10 Nama Negara Terpanjang...
10 Nama Negara Terpanjang di Dunia, Salah Satunya Mantan Penjajah
Eks PM Inggris Tegaskan...
Eks PM Inggris Tegaskan Tidak Ada Alternatif NATO
Pangkalan Samudra Hindia...
Pangkalan Samudra Hindia bisa Digunakan AS untuk Menyerang Iran
Inilah 4 Negara NATO...
Inilah 4 Negara NATO yang Pro Israel, Siapa Saja Itu?
Mengapa Banyak Umat...
Mengapa Banyak Umat Islam Tinggal di Israel? Ini Analisisnya
Viral, Demi Hemat Uang...
Viral, Demi Hemat Uang Perempuan Ini Rela Bayar Sewa Tinggal di Toilet Kantor
Korsel Siaga Tinggi...
Korsel Siaga Tinggi Jelang Putusan Pemakzulan Presiden Yoon, Tempat Wisata dan Jalan Utama Ditutup
Rekomendasi
Arus Balik di Cipali-Palikanci...
Arus Balik di Cipali-Palikanci dan Pantura Cirebon Ramai Lancar
Penampakan Pantai Batukaras...
Penampakan Pantai Batukaras Pangandaran Diserbu Wisatawan saat Libur Lebaran
Sebelum Dibunuh, Jurnalis...
Sebelum Dibunuh, Jurnalis Juwita 2 Kali Diperkosa Oknum TNI AL Jumran
Berita Terkini
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
30 menit yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
3 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
3 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
4 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
5 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
6 jam yang lalu
Infografis
Pewaris Kerajaan Inggris...
Pewaris Kerajaan Inggris Pangeran William Jadi Target Drone Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved