Gao Yaojie, Dokter Pembangkang yang Ungkap Praktik Penjualan Darah di China

Senin, 08 April 2024 - 14:47 WIB
loading...
Gao Yaojie, Dokter Pembangkang...
Dokter Gao Yaojie, whsitleblower yang ungkap praktik penjualan darah sebagai penyebab pandemi AIDS/HIV di China tahun 1990-an. Foto/AP Photo/Elizabeth Dalziel/File
A A A
BEIJING - Sebelum adanya pandemi Covid-19 di China, terdapat pandemi AIDS/HIV yang banyak menyerang masyarakat pada tahun 1990-an.

Pada saat itu, AIDS telah muncul di belahan dunia lain, termasuk Eropa dan Amerika Serikat (AS), yang sebagian besar kasusnya ditularkan melalui hubungan seksual. Namun di China, orang-orang tertular setelah menjual darah dan plasma mereka atau menerima transfusi yang terkontaminasi.

Selama dekade berikutnya, sebanyak 300.000 orang di Provinsi Henan, pusat perdagangan plasma, menjadi terinfeksi—sebuah skandal yang diungkapkan Dr Gao Yaojie, seorang ginekolog setempat.

Sebuah laporan baru-baru ini di Al Jazeera mengatakan bahwa Dr Gao adalah pelapor paling terkenal di China, bahkan sebelum dokter mata Li Wenliang yang memperingatkan China tentang wabah Covid-19 dan meninggal karena virus tersebut di awal tahun 2020.

Baca Juga: Dokter Whistleblower Corona di Wuhan Hilang usai Bicara dengan Media

Mengutip dari The HK Post pada Senin (8/4/2024), keputusan Dr Gao mengungkap sumber epidemi AIDS di China membuatnya diasingkan selama 14 tahun, dan dia meninggal pada Desember lalu di usia 95 tahun, di New York, Amerika Serikat.

Mengingat kembali pelapor ini adalah bagian penting dari narasi mengenai China, di mana Partai Komunis China (CCP) mengontrol informasi dengan ketat.

Tanpa pelapor pelanggaran (whistleblower) seperti itu, dunia akan kurang mendapat informasi mengenai penderitaan rakyat China.

Netizen di China berduka atas kematian Dr Gao di halaman “dinding ratapan” Weibo yang sama tempat mereka memperingati Dr Li Wenliang. Pertentangan di China terhadap pemerintahan CCP atau kebebasan dasar telah menjadi hal biasa dan kadang-kadang, ada individu yang menonjol, di mana Dr Gao Yaojie adalah salah satunya.

Turunnya Dr Gao dari posisi terkemuka hingga penganiayaan resmi yang tiada henti mengungkap betapa kejamnya China. Satu-satunya tuntutannya adalah kebebasan bersuara, menyampaikan kebenaran di balik epidemi AIDS di China kepada seluruh dunia.

Meski hak untuk melaporkan pelanggaran dilindungi dalam konstitusi pertama Republik Rakyat China di tahun 1954, yang menyatakan bahwa "semua warga negara China mempunyai hak untuk membuat laporan lisan atau tertulis tentang penyalahgunaan kekuasaan kepada pihak berwenang”, hak semacam itu mempunyai batas dan tunduk di bawah kendali CCP.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved