6 Alasan DPR AS Memakzulkan Menteri Keamanan Dalam Negeri

Kamis, 15 Februari 2024 - 12:12 WIB
loading...
A A A
Saat dia bekerja di bawah Obama, Mayorkas mencapai beberapa pencapaian bersejarah. Ia menjadi pengacara AS termuda yang ditunjuk oleh mantan Presiden AS Bill Clinton pada tahun 1998 dan merupakan orang Amerika Kuba dengan jabatan tertinggi di bawah Obama. Ia juga membantu negosiasi nota kesepahaman keamanan dalam negeri pertama antara AS dan Kuba.

Mayorkas ditunjuk oleh Presiden AS Joe Biden sebagai Menteri Keamanan Dalam Negeri pada tahun 2021.

6. Hanya Permainan Politik Kecil-kecilan

6 Alasan DPR AS Memakzulkan Menteri Keamanan Dalam Negeri

Foto/Reuters

Melansir Al Jazeera, Biden segera menegur Partai Republik atas apa yang disebutnya sebagai “tindakan keberpihakan yang tidak konstitusional dan terang-terangan yang menargetkan pegawai negeri terhormat untuk memainkan permainan politik kecil-kecilan”.

Setelah pemungutan suara, Ketua DPR Mike Johnson berkata, “Karena sekretaris ini menolak melakukan tugas yang telah dikonfirmasi oleh Senat, maka DPR harus bertindak”.

Partai Demokrat dan banyak pakar hukum berpendapat bahwa pemakzulan Mayorkas tidak didasarkan pada isu yang memenuhi tingkat “kejahatan tinggi dan pelanggaran ringan”. Sebaliknya, mereka berargumentasi bahwa masalah ini adalah hak pemilih karena hal ini berasal dari perselisihan kebijakan di mana Partai Republik tidak puas dengan kebijakan imigrasi Biden yang diterapkan melalui Mayorkas.

Mereka lebih lanjut mengatakan bahwa bukan kebijakan Biden yang menarik lebih banyak migran ke perbatasan selatan; masuknya migran dan pengungsi hanyalah sebuah aspek dari permasalahan yang memiliki banyak aspek, dimana masyarakat melakukan pelarian yang berisiko dan mengancam jiwa dari meningkatnya gejolak politik, ekonomi dan iklim untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

Dua puluh lima pakar hukum menyebut dorongan tersebut “sama sekali tidak dapat dibenarkan” dalam sebuah surat terbuka dan juga didukung oleh para pakar konstitusi yang juga berbicara di Kongres menentang pemakzulan Donald Trump.

“Anggota Partai Republik di DPR akan dikenang dalam sejarah karena menginjak-injak Konstitusi demi keuntungan politik daripada berupaya menyelesaikan tantangan serius di perbatasan kita,” kata Mia Ehrenberg, juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri.

Ken Buck, salah satu dari tiga anggota Partai Republik yang memilih tidak dalam pemungutan suara pekan lalu, menyebut tindakan terhadap Mayorkas sebagai sebuah “aksi” sementara rekan pemberontaknya Mike Gallagher mengatakan hal itu akan “membuka kotak pandora pemakzulan yang tiada henti”.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
Rekomendasi
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Extraordinary House of Broken Hearts Eksklusif di V+Short
Berita Terkini
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved